Yamaha NMax

Persediaan Air Zamzam di Toko Oleh-oleh Haji Semakin Langka

  Jumat, 10 Agustus 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Air Zamzam Kemasan. (Ilustrasi)

PASAR BARU, AYOBANDUNG.COM -- Jelang Hari Raya Iduladha 1437 H, persediaan air zamzam di sejumlah toko oleh-oleh haji di Bandung menipis.

Seperti yang dirasakan oleh salah seorang pemilik kios oleh-oleh haji di Pasar Baru, Muzaki. Ia mengaku sudah seminggu ini stok air zamzam di tokonya kian menipis.

Menurutnya kelangkaan air zamzam sudah mulai terjadi semenjak dua hingga tiga minggu ke belakang. "Ada sekitar dua sampai tiga minggu ini emang agak susah untuk air zamzam. Stoknya masih sangat sedikit," katanya saat ditemui Jumat (10/8/2018).

Ia menjelaskan bukan hanya kiosnya saja yang mengalami kekurangan air zamzam. Hampir seluruh toko oleh-oleh haji yang ada di Pasar Baru pun mengalami kelangkaan ini. "Sekarang paling cuma jual satu merk air zamzam yang asli dikirim dari Arab," ungkapnya.

Hal yang serupa dialami oleh Afid, pemilik toko oleh-oleh haji di kawasan Margahayu Raya. Bahkan sekarang di tokonya stok air zamzam sudah benar-benar habis.

Kelangkaan air zamzam ini, ungkap Afid karena semakin berkurangnya kiriman dari Arab Saudi. "Sekarang karena lagi musim haji jadi kiriman dari Arab juga berkurang. Sudah tidak ada kiriman dari tiga minggu yang lalu," ujarnya.

Biasanya 1 liter air zamzam dijual dengan mulai dari harga Rp150.000 per botol. Dengan mulai langkanya persediaan air zamzam ini, ia memilih fokus untuk menyediakan produk oleh-oleh lainnya, seperti sajadah, gamis, peci, dan tasbih.

Sementara itu, saat disinggung mengenai air zamzam dengan merek Al Lattul Water, kedua pemilik toko ini mengaku tidak pernah menyediakan merek tersebut.

Seperti diketahui, sebuah merek yang diduga air zamzam palsu diungkap oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, Rabu (8/8/2018). Air dengan merek 'Al Lattul Water' ini diduga kuat bukan air zamzam asli dan berisi air isi ulang.

Afid sendiri menyatakan adanya air zamzam palsu bisa merusak reputasi toko oleh-oleh haji yang selama ini berjualan dengan jujur. "Saya baru dengar nama itu. Tidak pernah juga disediakan di sini. Cuma sayang aja. Jadinya kami yang dari dulu berdagang ini bisa jadi kena dampaknya," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar