Yamaha Mio S

Mudahnya Berwudu dengan Legging MyBamus

  Rabu, 11 Juli 2018   Fathia Uqim
Legging wudu MyBamus.

SUKASARI, AYOBANDUNG.COM—Berhijab bukan berarti tak tampil gaya. Oversized maxi dress yang dipadukan dengan full feet legging adalah tren mode hijab yang kini sedang naik daun. Namun, jangan sampai gara-gara ingin tampil gaya dengan full feet legging kesayangan, kamu kesusahan saat mengambil wudu.

Nah, tenang saja, ada cara untuk mengatasi kegalauan itu. Kamu bisa menggunakan legging wudu alias celana legging yang menyatu dengan kaus kaki wudu. Legging wudu ini salah satunya bisa kamu dapatkan di MyBamus.

Awal ide pembuatan legging wudu ini muncul lantaran keresahan Yoenik melihat wanita Muslim kerap kesusahan saat berwudu. Sebab, saat berwudu, mereka harus lepas pasang kaus kaki yang dikenakannya. Hadirnya legging wudu bisa jadi solusi terbaik untuk memudahkan wanita.

Legging wudu ini ada lubang di bawahnya yang bisa diangkat hingga betis. Jadi setelah berwudu, legging bisa dipakai dengan sempurna tanpa takut ribet,” kata Yoenik kepada ayobandung.com, Rabu (11/7/2018).

Legging wudu ini jadi salah satu koleksi MyBamus terlaris sepanjang tahun. Sejak tujuh tahun lalu Yoenik membangun MyBamus atas dasar kebutuhan wanita Muslim yang sulit menemukan busana unik, tetap gaya, dan terjangkau.

Alumnus studi desain fesyen Universitas Maranatha ini meracik semua koleksinya seorang diri. Pembeli tak perlu khawatir lantaran pilihan desain MyBamun terbatas dan tidak pasaran. Begitu juga dengan legging wudu MyBamun yang punya beberapa koleksi warna.

AYO BACA : Menikmati Gaya Hidup Sehat di Nara Bar

“Setiap hari bisa mencapai 250 paket pembelian. Kalau Ramadan kemarin, omzet bisa mencapai 3x lipat,” ujar Yoenik seraya menyebut bahwa koleksinya cocok untuk semua kalangan umur, remaja hingga orang tua.

Selain itu, banderol harga yang diberikan MyBamus juga terjangkau. Cukup berada pada kisaran harga Rp39.000 hingga Rp700.000.

“Rencana ke depan kami bakal mengeluarkan warna baru terracotta, yaitu oranye bata dan warna taro,” kata Yoenik.

Teknologi Bantu Penjualan

Konsep e-commerce sangat membantu penjualan MyBamus. Sudah 1,5 tahun lamanya dia bergabung di aplikasi marketplace, Shopee dan beberapa lainnya.

Yoenik merasa ada perbedaan mencolok dalam hal konsep penjualan pada tujuh tahun lalu dan saat ini. “Dulu merasa sendiri, apa-apa sendiri. Buat mendatangkan customer mengandalkan iklan Facebook,” katanya.

Yoenik merasakan dampak yang signifikan setelah “menumpang” jualan di setiap platform e-commerce yang ada. Kini, omzet per tahun yang didapatnya bisa mencapai 2,5 kali lipat. Bahkan, sejak awal 2018 hingga Juni kemarin, omzet yang didapatnya sudah setara dengan omzet selama setahun selama 2017 lalu.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar