Yamaha Mio S

Moeldoko Layak Dampingi Jokowi, Ini Alasannya

  Rabu, 11 Juli 2018   Dadi Haryadi
Ketua Umum Relawan Jodoh (Jokowi-Moeldoko Hebat) Ivan Pandapota Purba (kanan), Rabu (11/7/2018).(Dadi Haryadi/ayobandung.com)

JALAN PASUPATI, AYOBANDUNG.COM—Jokowi diperkirakan akan menghadapi tantangan berat selama Pilpres 2019, sebab kubu oposisi terus melakukan perlawanan kepadanya.

Oleh karena itu, pihaknya perlu mendapat dukungan dari cawapres yang kuat dalam segala hal. Adapun KPU membuka pendaftaran pemilihan calon presiden dan wakil presiden pada 4-10 Agustus 2018.

"Profil Moeldoko yang merupakan mantan Panglima TNI yang paling tepat sebagai pendamping Jokowi karena kuat dan tegas," ujar Ketua Umum Relawan Jodoh (Jokowi-Moeldoko Hebat) Ivan Pandapota Purba, Rabu (11/7/2018).

Dia menjelaskan saat ini muncul situasi ancaman perpecahan bangsa akibat dinamika politik. Sehingga Indonesia butuh pemimpin berlatar belakang militer.

"Moeldoko bisa berdiri di atas perbedaan, bisa masuk ke semua golongan karena seorang yang nasionalis. Sebagai seorang tentara pasti menjaga keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Menurutnya, Moeldoko punya rekam jejak yang bersih karena tidak terlibat kasus HAM, korupsi, hukum, etika moral, dan lainnya.

Selain itu, yang bersangkutan juga berasal dari keluarga baik karena anak dan istrinya tidak terlibat bisnis yang memanfaatkan kedudukan atau jabatan suami/orang tuanya.

Sementara dari sisi kapabilitas, Moeldoko punya reka pendidikan sempurna karena menjadi lulusan terbaik Akmil, seperti mantan presiden SBY.

"Karakternya santun dan rendah hati. Selain itu, dia juga kaya punya harta hingga Rp36 miliar karena menikah dengan putri pengusaha," bebernya.

Meski demikian, terdapat sejumlah kekurangan Moeldoko yakni kurang membuka diri karena taat kepada aturan dan etika, serta minim promosi dan penggalangan.

"Agum Gumelar pernah bilang, kekurangan Moeldoko hanya satu yakni kurang senyum," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar