Yamaha NMax

Gerindra-PKS Akui Kekalahan Nur Firdaus dalam Pilwalkot Bekasi

  Selasa, 10 Juli 2018   Ananda Muhammad Firdaus
Ketua Tim Pemenangan NF, Ibnu Hajar Tanjung (tengah) bersama Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara saat gelar jumpa pers, Senin (10/7/2018). (Ananda Muhammad/ayobandung)

BEKASI SELATAN, AYOBANDUNG.COM--Tim Pemenangan Nur Supriyanto dan Adhi Firdaus (NF) mengakui kekalahan calon besutan koalisi Partai Gerindra dan PKS ini pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi. 

Ketua Tim Pemenangan NF, Ibnu Hajar Tanjung, dalam jumpa pers di Bekasi pada Senin malam (9/7/2018) mengutarakan secara resmi timnya pun dibubarkan.

"Secara resmi saya membubarkan tim pemenangan. Adapun terkait hasil Pilkada sebagaimana yang kita ketahui, kami legowo menerima kemenangan paslon nomor satu, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto (Retro)," kata Tanjung. 

Pria yang juga menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Kota Bekasi ini mengatakan, kemenangan Retro adalah kemenangan masyarakat Kota Bekasi. Pihaknya telah berupaya mengawal suara semenjak pencoblosan lalu akhirnya mengakui suara NF jauh di belakang Retro.

"Kami telah melihat dari segala hasil penghitungan dan pemungutan suara, mulai dari TPS hingga tingkat kota, kita sama-sama tahu hasilnya sangat-sangat jauh signifikan. Tapi kami mengucapkan ribuan terima kasih seluruh masyarakat Kota Bekasi yang memberikan suara untuk Nur Firdaus," pungkas Tanjung. 

Gugatan MK Dilimpahkan Pada Paslon
Pada rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota, paslon NF mendapatkan suara sebesar 334.900. Jauh dari Retro dengan 697.634 suara. Namun, pada Sabtu (7/7/2018), tim advokasi NF lewat ketuanya, Bambang Sunaryo, melayangkan gugatan Pilkada pada Mahkamah Konstitusi. 

Ketua DPD PKS, Heri Koswaral, mengatakan gugatan tersebut kemudian diserahkan kembali tanggungjawabnya kepada paslon NF karena tim telah dibubarkan.

"Jadi kalau ranah hukumnya masih berjalan, itu bukan ranah tim advokasi lagi karena sudah dibubarkan, kami secara struktur partai menyampaikan hasil rapat yang dilaksanakan di DPD PKS kemarin," kata Heri.

Di samping itu, meskipun Nur dan Adhi merupakan kader yang dibesarkan namanya lewat PKS atau Gerindra, pengurus partai tidak mengurusi lagi hal ini. 

"Bukan ranah struktur timses maupun struktur partai PKS dan Gerindra," tegasnya.

Heri menambahkan, pihaknya meski telah menyatakan kemenangan Retro, tapi akan tetap mengampu keputusan resmi yang akan dipublikasikan oleh KPU Kota Bekasi nantinya.

"Untuk keputusan pemenang Pilkada Kota Bekasi, DPD PKS tetap mengikuti mekanisme yang berlangsung dari KPU," pungkas Heri.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar