Yamaha Mio S

Pelatih PSIS Sebut Timnya Hilang Konsentrasi Akibat Disaksikan Ribuan Bobotoh

  Senin, 09 Juli 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annesse, dalam konferensi pers sehabis laga melawan Persib. (Anggun Nindita/ayobandung)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM--Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annesse, mengaku timnya sempat tidak konsentrasi ketika harus berlaga menghadapi Persib di tengah dukungan para bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (8/7/2018). PSIS kalah dari tuan rumah dengan skor tipis 1-0.

“Di babak pertama pemain kami terpengaruh dengan suporter yang hadir karena bermain di sini. Di depan 40-50ribu penonton. Itu tidak mudah juga bagi saya. Kami kaget pertama kali ke sini,” katanya saat jumpa pers usai laga.

Pelatih asal Italia ini juga mengungkapkan permainan PSIS tidak berjalan sesuai dengan skema awal. Pasalnya Ibrahim Posleh Conteh, pemain andalannya di lini tengah harus absen dalam laga kali ini.

“Kami datang ke sini dengan satu defisit. Kami tidak melawan mereka di tengah. Satu pemain tengah kami tidak main. Jadi kami bermain dengan berbeda,” ujarnya.

Selain itu, bek dari tim Laskar Mahesa Jenar yakni Petar Planic juga sempat ditarik keluar lapangan akibat terkena sikut Ezechiel N’Douassel.

“Kami kecewa karena kehilangan pemain di tengah, bek serang Petar Planic harus mendapat perawatan di bagian hidung akibat pemain nomor 10, Ezechiel,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, dengan kehilangan sosok kedua pemain ini, cukup berpengaruh terhadap ritme permainan PSIS.

Dengan hasil ini, PSIS masih tetap berada dalam posisi paling bontot di Liga 1 dengan total perolehan poin 14. Sedangkan Persib naik ke peringkat ke 7 dengan total raihan 21 poin.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar