Yamaha Mio S

Twitter "Matikan" 70 Juta Akun Pengguna

  Sabtu, 07 Juli 2018   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi Twitter. (Reuters)

SAN FRANSISCO, AYOBANDUNG.COM—Twitter dengan tegas mendeklarasikan sikapnya melawan akun palsu dan mencurigakan. Dalam periode Mei-Juni, Twitter menangguhkan 70 juta akun penggunanya dalam rangka mengurangi adanya disinformasi dalam platform tersebut.

Melansir Washington Post, langkah itu dilakukan Twitter dalam rangka merespons tindakan Rusia yang menggunakan akun palsu untuk ikut campur dalam Pemilihan Presiden AS 2016 lalu. Saat itu, disinyalir sebuah agensi media sosial di St. Peterburg, Rusia, menggunakan sejumlah platform teknologi untuk menipu pemilih dalam skala besar.

Apa yang dilakukan Twitter saat ini hanyalah satu dari sederet langkahnya untuk memberantas penyalahgunaan platform-nya.

Vice President for Trust and Safety Twitter, Del Harvey, menyebut bahwa pihaknya bakal fokus untuk meningkatkan percakapan yang sehat dalam platform-nya.

“Salah satu perubahan terbesar adalah bagaimna kita berpikir untuk menyeimbangkan kebebasan berekspresi versus potensi untuk membuat gaduh,” ujar Harvey. “Kebebasan berekspresi bukan berarti membuat orang lain merasa tidak aman dan terganggu.”

Sejumlah pengamat mengkritik tindakan Twitter yang dinilai kurang agresif untuk mengatasi masalah tersebut. “Saya berharap Twitter lebih proaktif, lebih bergerak cepat,” ujar Mark R Warner dari Komite Intelijen Senat. “Saya senang karena akhirnya Twitter fokus pada hal ini selama berbulan-bulan, meskipun masih banyak yang harus dilakukan.”

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar