Yamaha Mio S

Bawaslu Berencana Bawa Sejumlah Kasus Pilkada ke DKPP

  Jumat, 06 Juli 2018   Mildan Abdalloh
Ilustrasi pilkada. (Satrio/ayobandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyoroti beberapa permasalahan selama Pilkada serentak di Jawa Barat. Beberapa di antaranya bisa dibawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Ketua Bawaslu Jabar, Wasikin Marzuki, mengatakan pihaknya terus melakukan pemetaan masalah yang terjadi selama proses Pilkada serentak 2018 ini.

"Kami mengumpulkan semua Panwaslu di Jawa Barat untuk persiapan menghadapi pleno rekapitulasi suara di KPU Provinsi Jawa Barat yang akan dilakukan Minggu (9/8/2018)," tutur Wasikin, saat melakukan rapat kerja persiapan pengawasan rekapitulasi hasil penghitungan suara, Jumat (6/7/2018) di Hotel Sutan Raja, Soreang Kabupaten Bandung.

Pelbagai permasalahan yang dikemukakan Panwaslu kabupate/kota kata Wasikin akan diinventarisasi untuk kemudian dijadikan bahan evaluasi.

Sejauh ini ada beberapa masalah yang menjadi titik perhatian Bawaslu Jabar, seperti hilangnya 2.500 surat suara di Kabupaten Cirebon, pembukaan kotak suara di Kota Cirebon dan rekomendasi PSU (pemungutan suara ulang) di Kabupaten Bandung.

"Semuanya akan kami kaji lebih lanjut untuk kemudian kami ambil sikap terkait masalah-masalah tersebut. Nanti sebelum Rekapitulasi suara di KPU Jabar, kami akan menggelar Konferensi Pers terkait sikap Bawaslu Jabar," paparnya.

Jika melihat masalah, kata Wasikin bukan hal yang tidak mungkin pihaknya membawa sejumlah masalah kepada DKPP, seperti tidak diindahkannya rekomendasi PSU dari Panwaslu Kabupaten Bandung oleh KPU Kabupaten Bandung.

"Bisa saja (dibawa ke DKPP), jika hasil kajian kami terdapat pelanggaran etik oleh penyelenggara," tutupnya.

Saat ini Bawaslu Jabar menunggu laporan detil dari Panwaslu Kabupaten Bandung dan Panwaslu daerah lainnya terkait pelbagai masalah di daerah masing-masing.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar