Yamaha Lexi

Apa yang Terjadi Selama 30 Detik Sebelum Kematian?

  Jumat, 06 Juli 2018   Fathia Uqimul Haq
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Kematian adalah misteria. Banyak orang menemukan hal menakutkan di dalamnya. Namun, kini seorang ilmuwan Victoria mampu mendeteksi apa yang terjadi 30 detik sebelum kematian.

Konon, ketika menghadapi kematian, akan ada cahaya putih yang hadir di depan mata kita. Namun, kita tidak bisa benar-benar tahu apa yang terjadi tepat sebelum ajal menjemput.

Ahli saraf, Cameron Shaw, membedah otak seorang wanita yang disumbangkan ke Deakin University dalam upaya mencari tahu apa yang dilaluinya jelang kematian.

Shaw mengatakan bahwa 30 detik terakhir kehidupan dapat dibagi menjadi interval 10 detik yang membantu menginformasikan apa yang kemungkinan besar akan terjadi di dalam otak manusia.

Pertama, karena suplai darah ke otak berasal dari bawah otak, Shaw menyebut bahwa otak akan mati dari atas ke bawah.”Dan itu adalah karakteristik pertama yang paling manusiawi," katanya.

Perasaan diri, selera humor, kemampuan untuk berpikir ke depan - semua hal itu berlangsung dalam 10 hingga 20 detik pertama. Ingatan dan kemampuan berbahasa kita juga akan berkurang.

Soal cahaya yang datang saat kematian tiba, Shaw menyerahkannya pada interpretasi masing-masing. Namun, Shaw memiliki alasan ilmiah mengapa hal itu terjadi.

“Hal pertama yang Anda perhatikan ketika pingsan, misalnya, adalah penyempitan penglihatan, diikuti oleh kegelapan. Anda dapat berdebat bahwa cara kematian akan berkembang juga dengan mekanisme yang sama, padahal ini adalah gangguan aliran darah ke otak,” jelas Shaw.

Peneliti dari Hadassah University di Yerusalem memeriksa tujuh orang berbeda yang memiliki pengalaman mendekati kematian. Peneliti menemukan banyak orang yang mengilas balik kehidupan tepat sebelum kematian.

Salah seorang yang pernah merasakan ambang kematian itu menjawab, mereka seperti berada pada kilas balik hidupnya selama berabad-abad.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar