Yamaha Mio S

Uniknya Es Krim Puff ala Jepang di Lucio Luciano

  Kamis, 05 Juli 2018   Fathia Uqim
Sajian es krim puff di Lucio Luciano. (Fathia Uqim/ayobandung)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Ada salah satu pattiserie yang hangat, teduh, dan jauh dari keramaian. Cukup strategis, lokasinya berada di Jalan Surya Kencana, tepat di belakang RS Borromeus, Dago, Bandung. Namanya, Lucio Luciano Patisserie.

Lucio Luciano sudah hadir sejak lima tahun lalu. Kedai ini menyajikan aneka pastri, kue, dan beragam es krim yang dipadu dengan pastri. Namanya mencuat setelah Lucio Luciano meghadirkan menu anyar es krim puff yang mirip seperti es Krim khas Jepang.

Puff ini berbentuk bundar dan memiliki rasa di atasnya. Ada rasa orisinal, greentea, moka, charcoal, bubble gum, dan red velvet.

Setelah memilih rasa puff, pembeli dapat memilih rasa es krim yang ingin dicoba. Ada 14  macam es krim. Misalnya, rasa unicorn, nutrisari, milo, black sesame, bubble gum, chocochips, hingga rasa kopi.

Langkah ketiga, pembeli dapat memilih taburan di atas es krim. Ada enam macam taburan yang bisa dicoba. Sebut saja ceres, milo ball, fruity loops, marshmallow, saus blueberry, dan saus stroberi.

Es krim puff khas Lucio Luciano berbeda dari es krim pada umumnya. Dibuat di dapur sendiri, es krim khas Lucio tidak mengandung bahan pengawet apapun. Bahkan, es krim buatannya menghadirkan after taste yang tidak terlalu manis.

Marketing Lucio Luciano Patisserie, Windi Utami, sengaja membuat es krim khas Lucio yang tidak terlalu manis. “Karena orang zaman sekarang sudah peduli dengan kesehatan, jadi hal-hal yang manis itu dikurangi,” katanya kepada ayobandung.com, belum lama ini.

Lucio Luciano memiliki konsep yang 'anak muda', rileks, dan santai. Suasana rumahan dengan dua meja di teras serta beberapa meja di dalam ruangan membuat atmosfer Lucio Luciano cocok dijadikan tempat bersantai menjelang sore.

“Kami menonjolkan di es krim dan pastri. Sejak awal berdiri kami sudah punya es krim dipadu croissant yang dituang ovomaltine. Kami pun terus update es krim dan menu setiap beberapa bulan,” kata Windi.

Beberapa tahun kemudian, Lucio Luciano menyajikan pastri cone berisi fla atau es krim pastri berbentuk kerucut. Kemudian, pada Maret 2018 kemarin, Lucio Luciano membuat es krim puff yang digandrungi anak muda.

Harga es krim puff dibanderol Rp25.000 sampai Rp28.000. Kemasannya yang berbentuk seperti kardus terbuka membuat tampilan menjadi lebih menarik.

“Paling banyak dibeli itu rasa bubble gum. Setiap hari rata-rata bisa ludes 200 eskrim puff,”  kata Windi.

Mengutamakan kepuasaan pelanggan, Lucio terus memantau perkembangan supaya bisa berinovasi soal rasa. “Biasanya mereka suka rasa apa, apa yang lagi hits, menyesuaikan dari situ. Misalnya pas Ramadan kemarin kita buat es krim rasa kurma,” ujar Windi.

Rencananya, Lucio akan tetap mengembangkan es krim dengan rasa dan bentuk yang unik. Es krim puff khas Lucio Luciano pun mendapat sambutan positif, apalagi di jagat maya. “Sampai saat ini, di Bandung hanya Lucio yang punya menu es krim puff,” aku Windi.

Lucio Luciano buka setiap hari dari pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Bagi yang penasaran, silakan saja berkunjung ke Jalan Surya Kencana No.12, Bandung.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar