Yamaha Lexi

Kenali Enam Pemicu Migrain Ini

  Jumat, 29 Juni 2018   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi migrain. (Pixabay/Public Domain Archive)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Migrain dapat menyebabkan rasa sakit yang parah atau perasaan berdenyut. Ini biasanya terjadi pada satu sisi kepala. Migrain juga hadir beserta rasa mual, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya juga suara.

Pakar saraf dan migrain dari Northwestern Memorial Hospital di Chicago, Katherine S Carrol, mengatakan bahwa apa yang ada di balik rasa sakit migrain belum sepenuhnya dipahami.

“Diyakini ada gelombang yang menyebar di korteks seseorang, yang mengarah ke pelepasan inflamasi. Ini membuat saraf di bagian otak iritasi dan menciptakan rasa sakit migrain,” kata Carrol.

Apa pun penyebabnya, migrain bermuara pada satu gejala utama: rasa sakit yang melumpuhkan. Rasa sakit itu berlangsung berjam-jam, bahkan berhari-hari. Artinya, kita perlu waspada terhadap beberapa hal yang bisa memicu migrain.

Berikut melansir Huffington Post, beberapa pemicu migrain yang perlu kamu ketahui.

 

Mentruasi

Wanita cenderung mulai mengalami migrain ringan ketika mereka mulai menstruasi. Perubahan hormon estrogen ini tampaknya memicu migrain pada wanita. Turunnya estrogen sebelum periode haid bisa jadi salah satu hal yang memicu migrain pada wanita.

Makanan asin

Makanan asin dapat memengaruhi tekanan darah. Rasa asin meningkatkan jumlah natrium dalam aliran darah dan mengacaukan kemampuan ginjal untuk bekerja. Jika begitu, tubuh akan merespons dengan tekanan darah yang lebih tinggi. Ujung-ujungnya adalah migrain yang sakitnya tak terkira.

Keju

Tyramine, salah satu zat yang ada di dalam keju lama, ditemukan berkaitan dengan pemicu migrain. Namun, ini belum menjadi fakta pasti. Sebab, beberapa pasien mendapatkan migrain setelah mengonsumsi keju, sementara beberapa yang lain tidak.

Pemanis buatan

Hati-hati dengan pemanis buatan yang ditambahkan ke secangkir kopimu. Sebab, pemanis buatan dapat menjadi salah satu pemicu migrain. Pemanis ini menurunkan kadar serotonin dalam tubuh, yang kemudian dapat memicu reaksi tubuh dan mengarah pada migrain.

Cuaca

Ketika cuaca berubah, perubahan tekanan udara dan atmosfer juga terjadi. Itu dianggap sebagai salah satu pemicu migrain. Artinya, fluktuasi cuaca dapat memicu migrain.

Makan tidak teratur

Jadwal makan yang teratur sangat penting bagi seseorang yang kerap mengalami migrain. Melewati waktu makan biasanya akan menyebabkan penurunan glukosa darah. Hal itu dapat menyebabkan perubahan kimia di dalam tubuh yang dapat memicu migrain.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar