Yamaha Mio S

Manderuna, Baju Ibu Menyusui yang Gaya dan Modern

  Kamis, 28 Juni 2018   Fathia Uqimul Haq
Koleksi baju Manderuna

CIMINDI, AYOBANDUNG.COM—Sebuah baju untuk menyusui yang dianggap nyaman dan keren saat ini masih jarang diproduksi di pasaran. Akibatnya, seorang ibu menyusui kerap ribet saat buah hatinya merengek ingin minum susu.

Berbekal pengalaman tersebut, Fanni Yudharisman mencoba berinovasi untuk memproduksi baju khusus untuk menyusui yang nyaman dan keren.

Setelah sekian lama berinovasi, akhirnya Fanni membuat produk baju khusus untuk menyusui dengan merek Manderuna pada 2017 lalu.

Uniknya, baju tersebut memiliki konsep bukaan samping, yang tidak memakai ritsleting maupun kancing.

“Menggunakan baju tersebut  membuat semakin percaya diri dan bahagia,” kata Fanni kepada ayobandung.com, Kamis (28/6/2018).

Dia mengatakan, terkadang seorang ibu menyusui merasa ribet menggunakan baju yang tertutup.

Pilihan baju menyusui dapat memberi kemudahan dan kenyamanan untuk ibu dan bayi.

“Menyusui di mana dan kapan saja dengan percaya diri menjadi menyenangkan ditunjang dengan baju menyusui,” katanya.

Manderuna memiliki konsep besar yaitu mengikuti mode gaya kininian alias fashionable.  Sesuai dengan tagline 'Maternity Essentials for Modern Mom', Manderuna berharap seluruh ibu modern di Indonesia tetap aktif dan berkarya dalam perannya menjadi ibu terbaik bagi keluarga dan sekelilingnya.

“Ditunjang dengan material yang nyaman dan desain up to date,” ujar ibu anak satu itu.

Sampai saat ini, Manderuna sudah mengeluarkan tiga koleksi dengan berbagai model yang berjumlah 8-15 setiap koleksinya.

Ciri khas dari koleksi Manderuna yakni simpel dan timeless, tapi tetap memiliki detail unik. Seperti baju hitam polos dengan lengan bertali, kaus kuning bergaris, atau baju merah muda dengan tali di pinggang  yang tetap elegan.

“Tentu ditunjang dengan pemilihan bahan yang nyaman untuk ibu menyusui dan bahan yang menyerap keringat,” katanya.

Harga koleksi Manderuna berada di kisaran Rp200.000-Rp350.000. Bisa dibilang, koleksi Manderuna masih dalam jumlah terbatas, sehingga setiap model paling banyak terdapat 24 baju.

Manderuna pun memilih baju yang benar-benar tepat untuk diproduksi ulang. Hal ini untuk menjaga eksklusivitas model dan memancing ide-ide Manderuna agar terus mengeluarkan model baru.

“Jadi tidak ada patokan pasti tiap bulannya,” ujar Fanni.

Di samping itu, Fanni melihat dengan berkembangnya pemain atau penjual di ranah nursingwear diharapkan dapat lebih menggaungkan kampanye untuk #normalizedbreastfeeding.

“Di mana para ibu bisa nyaman menyusui sesuai kebutuhan kapan pun dan di mana pun, ditunjang dengan kemudahan menggunakan nursingwear,” katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar