Yamaha Mio S

Kesalahan-kesalahan Saat Mencukur Bulu Kaki

  Selasa, 26 Juni 2018   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi alat pencukur bulu kaki. (Pixabay/Public Domain Archive)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Mencukur bulu-bulu tipis yang tumbuh adalah salah satu cara yang dilakukan banyak orang agar kaki terlihat halus dan cantik. Ada banyak cara untuk mencukur. Namun, apakah kamu sudah yakin kalau caramu mencukur bulu kaki sudah benar?

Faktanya, proses mencukur bulu kaki tak semudah yang dipikirkan. Beberapa orang bahkan kerap melakukan kesalahan.

Agar kaki terlihat cantik sempurna, perhatikan beberapa kesalahan mencukur bulu kaki di bawah ini melansir The List.

 

Pisau cukur yang salah

Mencukur itu mahal. CBS Minnesota melaporkan bahwa biaya mencukur berkisar antara US$20 hingga US$30 atau setara Rp283.000 hingga Rp425.000. Namun, beberapa pisau cukur dibanderol dengan harga murah meriah. Beberapa dari kita pasti tergoda untuk membeli alat cukur yang murah itu.

Namun, pakar dermatologi, Marnie Nussbaum, tidak menganggap hal itu sebagai ide bagus. “Pisau cukur itu penting,” katanya. Single-blade razor atau pisau cukur tunggal tak bisa dibandingkan dengan four-blade razor atau pisau cukur bermata pisau empat.

“Pisau cukur tunggal memotong rambut terlalu pendek,” ujar dokter kulit, Christopher O’Connel. Selain itu, pisau cukur tunggal juga mudah melukai kulit.

Mencukur di bak mandi

Bak mandi tak cocok sebagai tempat untuk mencukur. Meski mandi dengan air hangat dapat melembutkan bulu dan membuat proses mencukur terasa lebih nyaman, tapi air membuat kulit membengkak.

Mencukur dalam kondisi kering

Kamu mungkin tergoda untuk hanya mengambil pisau cukur dan mulai mencukur bulu kakimu sembari sedikit menahan rasa sakit serta mengatasi kemerahan yang diakibatkan mencukur dalam kondisi kering. Namun, perlu diketahui bahwa mencukur dalam keadaan kering sangat tidak direkomendasikan.

“Krim cukur dan gel dirancang untuk membantu pisau cukur meluncur dengan lembut di kulit,” ujar pakar dermatologi, Joel Schlessinger. Mencukur dalam keadaan kering akan membuatmu berususan dengan kerusakan kulit dan rasa perih karena luka.

Sering lupa mencuci kaki sebelum mencukur

Mencukur bulu kaki dalam keadaan kotor—atau penuh bakteri—jelas mengganggu. Pakar dermatologi, Melissa Kanchanapoomi Levin mengatakan bahwa mencukur harus dimulai dengan membersihkan kaki dengan sabun. “Membasahi kulit dan bulu dengan air hangat dan sabun bisa melembutkan,” katanya.

Mengganti krim cukur dengan sabun

Percayalah, itu bukan ide yang bagus. Sabun jauh dari layak untuk menggantikan krim cukur yang seharusnya digunakan.

“Sabun tidak menciptakan cukup pelumas yang bisa membuat pisau cukur lebih lembut di kulit. Malah, bisa jadi menimbulkan luka,” ujar pakar dermatologi, Ellen Gendler.

Menggunakan pisau cukur sekali pakai berkali-kali

Memang, cara ini lebih hemat ketimbang harus membeli pisau anyar setiap akan mencukur bulu. Namun, faktanya bukan uang yang kamu simpan, melainkan kerusakan pada kulit.

Pisau tumpul cenderung menyebabkan iritasi, goresan, dan luka. Pisau sekali pakai yang digunakan untuk kedua atau ketiga kalinya bisa menjadi rumah bagi bakteri.

Tidak menggunakan pelembab setelah mencukur

Kulit kering mudah terkena iritasi. Tidak menggunakan pelembab setelah mencukur adalah ide buruk. Terapkan body lotion yang ringan dan minyak untuk kulitmu setelah mencukur.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar