Yamaha Mio S

HCST Bandung, Komunitas Otomotif yang Sadar Tertib Lalu Lintas

  Selasa, 26 Juni 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Anggota Komunitas HCST Bandung. (Dok. HCST Bandung)

BRAGA, AYOBANDUNG.COM—Hampir satu dekade lalu, beberapa anak muda pecinta motor Honda City Sport 1 (Honda CS 1) aktif berkomunikasi via situs forum yang sedang nge-tren saat itu. Maklum saja, saat itu masih belum ada media sosial yang canggih layaknya Facebook atau Twitter seperti sekarang.

Mereka saling bertukar info soal seluk beluk motor kesayangannya ini. Merasa tak cukup hanya sebatas berkomunikasi lewat forum, akhirnya seorang yang paling aktif di forum tersebut, Bagus Rully, menggagas sebuah ide untuk membentuk wadah yang bisa menampung para pecinta motor Honda CS 1. Akhirnya, di tanggal 24 Oktober 2008, mereka sepakat membentuk komunitas Honda City Sport 1 (HCST) Bandung.

Bukan hal yang mudah untuk membentuk sebuah komunitas kala itu. Belum gencarnya media sosial seperti saat ini membuat HCST Bandung sempat kesulitan mencari anggota.

“Untuk sosialisasi ke masyarakat saja, kami sampai turun ke jalanan membagikan brosur dan pamflet. Buat komunikasi pun terbatas hanya lewat surat elektronik dan forum daring,” kata Asep Irwansyah selaku Humas Komunitas HCST Bandung, saat ditemui ayobandung.com, Senin (25/6/2018).

Namun, kini HCST Bandung berkembang menjadi salah satu komunitas otomotif yang diperhitungkan kiprahnya. Bahkan, HCST Bandung menjadi pelopor terbentuknya komunitas pecinta Honda CS 1 di beberapa daerah-daerah lainnya di Jawa Barat. Dari awal terbentuknya saja, HCST Bandung sudah memiliki sekitar kurang lebih 100 anggota.

Dengan mengusung taglineSampai beak umur kita duduluran (sampai habis usia kita bersaudara)”, komunitas ini memang menjunjung tinggi asas kekeluargaan dalam setiap kegiatannya.

“Yang membedakan kami dengan komunitas lainnya adalah kami selalu mengusung nilai kekeluargaan. Komunitas kami bukan hanya sekedar ngumpul-ngumpul kopdar (kopi darat) saja. Tapi di balik itu kami juga punya semangat kebersamaan,” ujar Irwansyah.

Meski sudah rutin menggelar agenda kopdar dua kali dalam sepekan, komunitas HCST Bandung tak ingin mengisinya cuma dengan nongkrong-nongkrong semata. Mereka juga aktif berdiskusi soal otomotif, utamanya soal modifikasi motor CS 1.

“Kelebihan dari motor CS 1 ini adalah fleksibel untuk dilakukan modifikasi. Dari modifikasi sport ayam jago hingga modifikasi motor untuk adventure itu bisa. Tanpa harus mengeluarkan kocek yang dalam juga, dibandingkan dengan beli motor adventure yang harganya bisa belasan sampai ratusan juta,” jelas Irwansyah.

Selain aktif di bidang otomotif, komunitas HCST ini juga punya kepedulian tinggi soal safety riding. Bersama komunitas HCST dari berbagai chapter, mereka sering mengadakan pertemuan akbar yang membahas tentang tertib berlalu lintas.

“Anak-anak komunitas itu, kan, salah satu pelopor keselamatan di jalan juga. Siapa lagi kalau bukan kami? Saya harap semoga ke depannya HCST Bandung bisa terus memberikan hal-hal yang positif terhadap masyarakat, utamanya dalam membangun kesadaran untuk tertib berlalu lintas,” pungkas Irwansyah.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar