Yamaha Mio S

Bangun Kecintaan untuk Kereta Api Bersama Komunitas Edan Sepur

  Jumat, 22 Juni 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Anggota Komunitas Edan Sepur saat membantu petugas stasiun. (Dok. Komunitas Edan Sepur)

SUPRATMAN, AYOBANDUNG.COM--Mudik dengan kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk pulang kampung. Selain nyaman, waktu tempuh perjalanan pun dirasa lebih cepat dibandingkan dengan kendaraan jalur darat lainnya.

Pulang kampung dengan kereta api bakal semakin nyaman, lantaran adanya sekumpulan orang pecinta kereta api yang turut membantu saat arus mudik dan balik ini. Mereka tergabung dalam Komunitas Edan Sepur.

Komunitas ini sudah terbentuk sejak 5 Juli 2009. Kala itu, beberapa pecinta kereta api berkumpul di Stasiun Jatinegara, Jakarta. Mereka sepakat membangun suatu wadah yang dapat menampung kecintaan mereka terhadap kereta api, sekaligus membantu para penumpang maupun keluarga besar PT KAI.

Anggota Komunitas Edan Sepur telah tersebar di seluruh Daerah Operasi (DAOP) PT KAI. Tak heran, di usianya yang hampir menginjak sepuluh tahun ini, komunitas ini telah memiliki puluhan ribu anggota.

“Rata-rata anggota komunitas itu orang yang memang sudah menyukai kereta api dari kecil. Bisa karena suka melihat lokomotif kereta, ada yang suka miniatur kereta api, ada juga yang berawal dari mengumpulkan tiket keret api,” ujar salah seorang pengurus Komunitas Edan Sepur, Aldi Iqri saat ditemui ayobandung.com, Jumat (22/6/2018).

Tidak hanya menyenangi hal-hal yang berkaitan dengan kereta api, Komunitas Edan Sepur juga punya misi untuk berkontribusi dalam bidang perkeretaapian Indonesia. Salah satunya dengan mengadakan acara disiplin perlintasan kereta api pada setiap pekannya. Iqri bersama rekan-rekannya rutin mengadakan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melintasi rel kereta sembarangan.

“Kami juga suka sosialisasi kepada masyarakat. Utamanya mengingatkan mereka untuk memakai helm saat melewati perlintasan,” ujar Iqri.

Komunitas Edan Sepur juga memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk menyelami lebih dalam tentang teknis mesin yang ada pada kereta api. Dengan jadwal yang sudah ditentukan, Komunitas Edan Sepur bekerja sama dengan DAOP PT KAI masing-masing guna mempelajari mesin kereta api secara detail.

Saat arus mudik dan arus balik Lebaran, Komunitas Edan Sepur secara rutin akan dilibatkan untuk ikut melayani penumpang di stasiun. Anggota Komunitas Edan Sepur yang ada di Bandung pun telah disebar di tiga titik stasiun, yakni Stasiun Hall, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Purwakarta. Selama arus mudik dan balik, anggota Komunitas Edan Sepur ini bersiaga melayani para penumpang saat di stasiun.

“Tugasnya selama arus mudik dan arus balik dimulai dari membantu petugas dalam mencetak tiket, menginformasikan ke petugas bahwa penumpang sudah melalui jalur boarding, sampai melayani informasi kepada penumpang terkait keberangkatan kereta api,” tutur Iqri.

Untuk penumpang yang ketinggalan kereta, Komunitas Edan Sepur juga siap membantu, mulai dari menenangkan penumpang hingga membantu proses pengurusan tiket baru.

Anggota dari Komunitas Edan Sepur juga senantiasa membantu para petugas PT KAI. Mulai dari mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di stasiun, hingga memberikan teguran kepada para penumpang yang tidak tertib. “Misalnya, masih banyak penumpang yang suka duduk-duduk di samping rel kereta api. Itu, kan, tidak boleh,” ujar Iqri.

Komunitas Edan Sepur berharap, di masa depan nanti kereta api bisa menjadi moda transportasi favorit untuk masyarakat.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar