Yamaha NMax

Menjajal Lotek Legendaris di Jalan Alkateri

  Rabu, 20 Juni 2018   Fathia Uqim
Sajian lotek dibungkus kertas nasi dan daun pisang berbentuk kerucut di Lotek Alkateri, Bandung. (Fathia Uqim/ayobandung)

ALKATERI, AYOBANDUNG.COM—Lotek legendaris yang ada di bilangan Alkateri, Bandung, telah hadir sejak puluhan tahun silam. Kali ini, Lotek Alkateri telah dipegang oleh generasi keduanya, Oom (45). Dia meneruskan usaha sang ibu sejak tahun 1988.

Sejak pukul 09.00 WIB, Oom telah sibuk membereskan peralatan dan berbagai bahan untuk membuat lotek. Pembuatan lotek ini cukup mudah dan praktis. Kurang dari lima menit saja, seporsi lotek siap tersedia. Soalnya, Oom telah mempersiapkan bumbu lotek yang menggunung di atas mutu, sayuran matang, dan kerupuknya terlebih dahulu.

Ciri khas dari lotek ini adalah pembungkusannya yang digulung kerucut bak es krim cone. Kerupuk berwarna merah terasi diaduk dengan adonan lotek. Isian lotek juga bervariasi. Pembeli dapat menambahkan lontong, paria, dan daun pepaya. Bagi penggemar sayuran pahit, Lotek Alkateri menjadi kudapan yang patut dicoba.

Selain legendaris, lotek ini juga terbilang unik karena pembungkusannya menggunakan kertas nasi dan daun pisang yang digulung kerucut, sehingga membuat sensasi mencicipi lotek di pagi hari menjadi begitu sempurna.

"Perbedaan lotek kami ini letaknya memang pada paria dan daun pepaya itu," ujar Oom kepada ayobandung.com, Rabu (20/6/2018). 

Lotek ini berlokasi di trotoar Jalan Alkateri, beberapa meter menuju persimpangan Jalan ABC. Sebagai patokan, ada gerobak es cendol yang menutupi Oom dan meja loteknya.

"Setiap hari habis lebih dari 200 bungkus," kata Oom. Tak heran, soalnya lotek legendaris ini memang selalu diserbu pembeli setiap hari. Mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, dan lainnya datang kepadanya dan bertanya soal perjalanan Lotek Alkateri.

Salah seorang pembeli, Dadan Rio (65), adalah salah satu dari sederet pelanggan setia Lotek Alkateri. Saban pagi, Dadan selalu mencari lotek buatan Oom ini buat mengisi perutnya.

"Rasanya tidak berubah sejak dulu, soalnya lotek di sini beda dan cara penyajiannya juga simpel daripada yang lain," kata Dadan. 

Oom berjualan sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB, tergantung ludesnya lotek. Jika kamu ingin berkunjung dan mencicipi Lotek Alkateri, pastikan datang lebih awal supaya tidak mengantre dan tidak kehabisan. Satu lagi, lotek ini juga dapat dibungkus untuk dibawa pulang ke rumah. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar