Yamaha Mio S

H-2 Malam Lebaran 2018, Terminal Leuwi Panjang Menggeliat

  Rabu, 13 Juni 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Suasana H-2 malam Lebaran di Terminal Leuwipanjang. (Eneng Reni/Ayobandung)

LEUWI PANJANG, AYOBANDUNG.COM--Memasuki H-2 Idulfitri 2018, suasana Terminal Leuwi Panjang Bandung pada H-2 malam Lebaran 2018 menggeliat. Dari pantauan ayobandung di lokasi, perkirakan gelombang mayoritas pemudik yang melakukan pemberangkatan arus mudik ke daerah Barat mencapai puncaknya.

Meski begitu, Kepala Terminal Leuwipanjang Edi Kalbari, menyampaikan arus mudik yang terjadi di Terminal Leuwi Panjang belakangan ini hanya terjadi di beberapa jurusan saja seperti jurusan Bandung-Sukabumi, Bandung-Bogor untuk armada bus AKDP. Serta jurusan Bandung-Merak untuk armada bus AKAP. 

"Untuk lonjakan arus mudik dari terminal Leuwi Panjang Ini hanya di tiga jalur Bandung-sukabumi, Bandung-Merak, dan Bandung-Bogor. Karena jurusan itu yang biasanya dijadikan tujuan pemudik. Sedangkan kami punya 17 jurusan," ungkap Edi saat ditemui ayobandung di Terminal Leuwo Panjang, Rabu (13/6/2018) malam. 

Meski demikian Edi menyampaikan, jika dibandingkan dengan angkutan lebaran di H-7 sampai H-2 2017, momentum angkutan Lebaran  H-7 sampai H-2 2018 ini mengaami peningkatan sekitar 15%. Persentase ini kata Edi cukup berada pada peningkatan yang tinggi. 

"Berdasarkan H-3, bus kedatangan itu sekitar 600 lebih armada. Adapun bus keberangkatan mencapai 660 lebih armada. Hal ini jelas memberikan peningkatan yang cukup besar jika dibandingkan hari-hari biasa yang hanya 400-an armada yang keluar masuk terminal," sambungnya.

Di sisi lain, kedatangan para pemudik di H-2 malam, Edi memprediksi di H-2 malam ini terjadi lonjakan penumpang yang cukup signifikan. "Yang jelas di H-2, malam ini ada lonjakan. Memang datanya baru bisa terekap besok pagi. Tapi dari pandangan mata saja ini jelas ada lonjakan," paparnya. 

Ditanya terkait lonjakan di H-1, Edi memprediksi pada momen tersebut angka pemberangkatan pemudik akan mengalami penurunan. Lantaran pada waktu tersebut, dominasi perantau sudah berada di kampung halaman masing-masing. 

"Prediksi di H-1 pasti penurunan karena semua pemudik mayoritasnya sudah berada di kampung halaman," ujarnya. 

Sementara itu, pada angkutan Lebaran 2018 ini Terminal Leuwipanjang mempersiapkan armada angkutan lebaran 2018 itu sebanyak 727 unit kendaraan reguler, dengan tanpa menyediakan armada tambahan.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar