Yamaha Mio S

Nostalgia Haji Geyot Bersama bank bjb

  Selasa, 12 Juni 2018   Arfian Jamul Jawaami
Haji Geyot di salah satu taman di Kota Bandung.(Arfian/ayobandung.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Pada dekade 1990-an, nama Haji Geyot sempat begitu populer di Kota Bandung. Tubuh bongsornya selalu menyertai kehikmatan Ramadan masyarakat Kota Kembang dengan hiburan menjelang waktu berbuka.

Haji Geyot bukanlah manusia. Dia adalah boneka laki-laki raksasa berbusana Muslim lengkap dengan peci dan sarung. Keunikan Haji Geyot yaitu berpinggul lincah yang bergerak meliuk sembari memukul beduk.

Ketika itu, Haji Geyot biasa dipamerkan di beberapa lokasi strategis di Kota Bandung seperti Tegalega, Setiabudi, Alun-Alun, Dago, hingga Cicaheum. Masyarakat terasa terhibur walau hanya melihat goyangan sederhana Haji Geyot.

Namun, kini Haji Geyot beranjak dilupakan. Teknologi menggerus popularitasnya. Masyarakat lebih nyaman menghabiskan waktu dengan berselancar bersama gawai ketimbang menyaksikan penampilan Haji Geyot di pusat kota.

Pada 2018, bank bjb menangkap rekaman masa lampau dengan menghadirkan kembali Haji Geyot di pusat keramaian. Sekadar nostalgia mengingat eksistensi Haji Geyot di masa lampau.

Beberapa boneka Haji Geyot berukuran sekitar dua meter dipamerkan bersama beduk di tengah kota seperti di Taman Vanda, Gedung Sate, Alun-Alun Bandung, dan Taman Cikapayang Dago.

Bahkan, bank bjb menggelar kegiatan ngabuburit Haji Geyot On The Road yang dilakukan di beberapa titik keramaian seperti Pusdai, Terminal Ledeng, Alun-Alun Ledeng, Miko Mall, Cikapundung River Side, Bandung Trade Mall, dan Masjid Jalan Sutami.

"Goyangan Haji Geyot sangat konstan dan menggemaskan. Perpaduan antara seni, teknologi, dan tradisi bulan Ramadan. Generasi 90-an mungkin selalu mengenangnya," ujar penyelenggara Haji Geyot On The Road di Terminal Ledeng, Maulana Putra awal pekan ini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar