Yamaha Aerox

Akademi Persib Siap Cetak Pemain Muda Bertalenta di Masa Depan

  Selasa, 12 Juni 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
General Manajer Akademi Persib, Yoyo S.Adiredja, saat acara buka bersama Akademi Persib, di Stadion Persib, Senin (11/6/2018). (Anggun Nindita K Putri/ayobandung).

JALAN AHMAD YANI, AYOBANDUNG.COM--Akademi Persib terus melakukan pelatihan dan pembinaan untuk mencetak pemain sepakbola muda yang bertalenta.

Event turnamen merupakan sarana untuk ekspresikan hasil latihan. Intinya akademi ini akan membangun anak-anak meningkatkan kemampuan. Diklat ini membina anak-anak, kalau mereka serius, bisa berkarier dan berprestasi di Persib, Jawa Barat, dan nasional,” kata General Manajer Akademi Persib, Yoyo S.Adiredja, saat acara buka bersama Akademi Persib di Stadion Sidolig, Senin (11/6/2018).

Bukan hanya terpusat di Bandung saja, Akademi Persib sekarang telah tersebar di beberapa daerah lainnya di Jawa Barat seperti di Cimahi, Cianjur, Pangandaran, Banjar, Kuningan, Tasikmalaya, Majalengka, dan Cirebon.

Kini, Akademi Persib fokus untuk terus berpartisipasi dalam turnamen lokal, nasional, maupun internasional. Pemain-pemain asuhan Diklat Persib nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen, khususnya untuk kelompok U-11 dan U-12.

Salah satu ajang internasional yang siap diikuti oleh Akademi Persib, yaitu Dream Come True (DCT) di U-12 pada Juli 2018 mendatang. Adapun perwakilan yang akan berangkat ke Cina mewakili Indonesia berasal dari Akademi Persib Cimahi.

Dijelaskan Yoyo, ajang DCT merupakan ajang internasional yang pertama kali diikuti oleh Akademi Persib. Untuk itu pihaknya pun akan melakukan persiapan yang maksimal untuk ajang tersebut.

"Ini baru event pertama kali lihat, seperti apa kami belum pantau, yang penting buat kami, cukup latihan semaksimal mungkin saja," ujarnya.

Menurut Yoyo, pihanya akan membuka kembali Akademi Persib di beberapa daerah lainnya di Jawa Barat. Mengingat Jawa Barat memiliki banyak potensi dalam bidang sepak bola.

“Rencana sampai 20 daerah karena Jawa Barat banyak potensi, contoh Cirebon ada pemain top skor di Jakarta. Lalu ada di Tasik kelahiran 2004 ternyata ikut klub luar Jawa Barat. Anak-anak itu berpotensi, kenapa anak-anak itu bisa dididik agar bisa dikembangkan di kemudian hari," tuturnya.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar