Yamaha Aerox

PT Pos Indonesia Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis

  Senin, 11 Juni 2018   Dadi Haryadi
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pos Indonesia, Agus F Handoyo, saat melepas para pemudik gratis. (Dadi Haryadai/ayobandung)

JALAN CILAKI, AYOBANDUNG.COM--PT Pos Indonesia (Persero) kembali menggelar mudik gratis bagi pelanggan dan masyarakat dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Program ini merupakan bentuk kontribusi dan tanggung jawab sosial.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pos Indonesia, Agus F Handoyo, mengatakan mudik merupakan tradisi penting dan menjadi sebuah kewajiban untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara menjelang Lebaran. Karena itu, pihaknya ikut mendukung dengan memberangkatkan 1.500 peserta mudik gratis pada 11 dan 12 Juni 2018. Sebanyak 511 pemudik di antaranya diberangkatkan dari Bandung menggunakan 11 bus dengan tujuan Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Daerah tersebut dipilih karena punya banyak warga urban.

"Kegiatan mudik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan rasa solidaritas dan mempererat ikatan emosional yang terjalin antara pelanggan, mitra, dan perusahaan," ujarnya di kantor pusat PT Pos Indonedia, Senin (11/6/2018). Menurutnya, mudik gratis merupakan program nasional yang diprakarsai Kementerian BUMN. Namun, pihaknya telah menggelar program tersebut secara rutin sejak 10 tahun lalu.

Adapun tujuan mudik gratis ini adalah untuk memberikan kemudahan dan meringankan beban biaya mudik masyarakat. Selain itu, untuk memberikan rasa aman selama perjalanan ke kampung halaman. Bahkan, para peserta mendapat bingkisan menarik serta perlindungan asuransi jiwa.

"Jumlah peserta mudik gratis terus meningkat setiap tahunnya. Tahun ini menjadi yang paling besar," katanya.

Seorang pemudik, Sri (24), mengaku senang bisa menjadi peserta mudik gratis yang digelar PT Pos Indonesia. Alasanya bisa mengirit ongkos menuju Yogyakarta.

"Seneng banget karena beli tiket sekarang harganya mahal. Dapetinnya juga kadang susah," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar