Yamaha Lexi

Street Art Dakwah, Berjihad Lewat Grafiti

  Senin, 11 Juni 2018   Fathia Uqimul Haq
Anggota komunitas Street Art Dakwah saat membuat grafiti di kawasan Antapani, Bandung, Senin (11/6). (Fathia Uqim/ayobandung)

ANTAPANI, AYOBANDUNG.COM—Merebaknya fenomena hijrah yang masif di kalangan anak muda menimbukan sejumlah gerakan atau komunitas semakin berkembang ke arah yang lebih positif. Tengok saja Street Art Dakwah, sebuah komunitas yang hadir mewarnai pecinta seni grafiti bernapaskan Islam.

Munculnya Street Art Dakwah digawangi oleh Sintia Indah yang membentuk komunitas tersebut di Tangerang pada Januari 2017 lalu. Ruli Tayudi, yang kini duduk sebagai Ketua Street Art Dakwah Bandung menemui Sintia untuk mengemukankan keinginannya bergambung dan mengembangkan gerakan kreatif serupa di Kota Kembang.

“Kegiatannya kami sharing isu hangat untuk diangkat ke tembok di jalanan,” kata Ruli kepada ayobandung.com, Senin (11/6/2018).

Mereka menggambar di tembok-tembok umum dengan mengantongi izin dari sang pemilik tembok. Street Art Dakwah sudah banyak mewarnai daerah Kopo, Margahayu, Pasupati, dan Kebun Binatang. "Kami izin terlebih dulu, tidak mungkin asal menggambar," kata Ruli.

Selama Ramadan, Street Art Dakwah Bandung mengangkat grafiti tentang tauhid dan berbagai macam tulisan dan gambar berpesan positif. Misalnya saja lettering berbunyi “Katakan Kebenaran Walau Pahit Terdengar”, “Hayu ka Masjid”, atau ayat-ayat suci yang dibahasakan.

“Kami berjihad lewat harta melalui ini, menyeru kebaikan lewat grafiti di tembok umum,” kata Ruli.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar