Yamaha Lexi

Buka Puasa Tanpa Nyampah Plastik ala Greenpeace di Masjid TSM

  Jumat, 08 Juni 2018   Adi Ginanjar Maulana
Greenpeace Indonesia, organisasi kampanye global yang mempromosikan pelestarian lingkungan hidup menyelenggarakan buka puasa dengan konsep Eco Iftar di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Kamis (7/6/2018).

GATOT SUBROTO, AYOBANDUNG.COM—Greenpeace Indonesia, organisasi kampanye global yang mempromosikan pelestarian lingkungan hidup menyelenggarakan buka puasa dengan konsep Eco Iftar di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Kamis (7/6/2018).

Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sukses diselenggarakan di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta Senin pekan lalu.

“Pesan penting kami adalah pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam berbagai kegiatan masjid, seiring momen Ramadan dimana umat kerap berkumpul dalam skala besar. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye #PantangPlastik yang memberdayakan masyarakat perkotaan sebagai pelaku sekaligus target utama perubahan sikap,” jelas Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi melalui keterangan resmi yang diterima ayobandung.com, Jumat (8/6/2018).

Atha menyebutkan beberapa kategori single-use plastic (SUP) yang paling sering digunakan di Indonesia dan di seluruh dunia, yaitu botol plastik, kantong plastik, sedotan plastik, dan wadah makanan yang terbuat dari plastik. Urgensi pengendalian pemanfaatan plastik menurut Atha sudah sangat tinggi.

“Indonesia adalah negara ke-2 setelah Cina dan merupakan satu di antara lima negara Asia Tenggara penyumbang sampah plastik terbesar di lautan dunia,” tegasnya.

Diperkirakan, konsumsi plastik setiap penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 250 juta ini dapat mencapai 17 kg per tahunnya.

Kekhawatiran ini teramplifikasi dengan fakta elemen plastik tidak dapat terurai dengan mudah oleh alam dan lautan bahkan dalam kurun waktu ratusan tahun.

“Bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan, Greenpeace hendak berusaha meningkatkan kesadaran umat Muslim melalui pendekatan religi bahwa sejatinya pelestarian lingkungan dan pemeliharan alam adalah bagian dari iman dan bentuk kecintaan kepada Allah SWT,” tambah Atha.

Kampanye #PantangPlastik yang diusung Greenpeace ini mendapat dukungan penuh dari pihak Majelis Ulama Indonesia. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Ketua Lembaga Pemberdayaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI Dr. Hayu S. Prabowo di tengah-tengah para jamaah saat pelaksanaan kegiatan Eco Iftar

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar