Yamaha Aerox

Eks Persib Minta Maung Bandung Waspadai Djanur dan Jasuk Saat Lawan PSMS

  Selasa, 05 Juni 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Ilustrasi El Clasico PSMS vs Persib. (Nana/AyoMedia)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Mantan pemain Persib, Boy Jati Asmara, menilai pertandingan El Clasico antara Persib dan PSMS bakal menjadi laga yang berat bagi kedua tim. Pasalnya, kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga 1 musim 2018.

Boy menilai bahwa kondisi skuat Persib lebih unggul dibandingkan PSMS, utamanya soal kemampuan teknis setiap individu. “PSMS dalam pertandingan terakhir tampil baik. Namun, kondisinya tidak lebih baik dari Persib. Secara skill individu, Persib lebih baik,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/6/2018).

Tim berjuluk Ayam Kinantan itu kini diasuh oleh mantan pelatih Persib, Djajang Nurjaman. Di sana juga ada mantan pemain Persib, Jajang Sukmara, yang turut memperkuat PSMS Medan.

Boy meminta Supardi dan kawan-kawan untuk mewaspadai kedua sosok tersebut. Sebab, kedua sosok itu dianggap telah mampu membaca permainan Persib. "Tentu saja, ada sosok yang pernah di Persib. Tentu ada motivasi untuk membuktikan diri," ucapnya. 

Bukan cuma mantan pemain dan pelatih yang patut diwaspadai. Boy menyebutkan, ada dua pemain PSMS, yakni Frets Butuan dan Erwin Ramdani, yang pergerakannya harus diwaspadai. 

Selain itu, Persib juga punya rekor kurang baik saat kalah dari PSMS Medan 2-0 dalam ajang Piala Presiden. Boy berharap, tim asuhan dari Mario Gomez itu tidak mengulangi kesalahan yang sama. 

"Rekor bermain kandang PSMS sendiri tidak terlalu buruk. Ketika tahun 2007, Persib masih diperkuat oleh Bekamenga, justru berhasil menang di sana," ucap Boy. 

Dengan persaingan yang ketat ini, Boy memprediksi, baik Persib maupun PSMS bisa memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. "Saya berkeyakinan skor imbang, kosong-kosong atau satu sama," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar