Yamaha Lexi

Kisah Aiptu Budiman, Polisi yang Mendirikan Pesantren untuk Warga Kurang Mampu

  Senin, 04 Juni 2018   Arditya Pramono
Abah Budiman ketika berceramah di depan ratusan santrinya di Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah di Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Sosoknya tak jauh berbeda dengan polisi kebanyakan. Perawakan tubuhnya tegak, tambun dengan raut wajah yang serius. Namun, siapa sangka kalau sudah berbicara dengannya, candaaan ringan akan selalu muncul dari sosok Aiptu Budiman. 

Aiptu Budiman atau yang akrab disapa Abah Budiman merupakan anggota Polsek Bungursari, Polres Purwakarta.

Di balik kesibukannya sebagai polisi, Abah Budiman masih mau meluangkan waktunya mengajar santri dan santriwati di pondok pesantren (ponpes) miliknya, Ponpes Madinah Darul Barokah yang terletak berdampingan dengan rumahnya di Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. 

"Habis pindah dari tugas dari Polda Jabar, 2010 saya ke sini (Desa Dangdeur, Purwakarta) akhirnya saya mendirikan tempat tinggal di sini. Ngobrol dengan warga, akhirnya saya putuskan membangun tempat pengajian yang berkembang menjadi sebuah pondok pesantren," ucapnya, Senin (4/6/2018).

Menurut Abah Budiman, ponpes yang juga memiliki sekolah pendidikan formal Madrasah Tsanawiyah tersebut telah berdiri sejak 2012 lalu. Saat ini terdapat 120 santri dan santriwati, 80 di antaranya mondok atau bertempat tinggal di ponpes tersebut. 

Menariknya, para santri/santriwati yang mayoritas berasal dari keluarga tidak mampu dan yatim piatu itu tidak dipungut biaya apa pun selama berada di ponpes. 

"Kalau bukan kami siapa lagi yang menyelamatkan mereka. Kami khawatir kalau anak-anak yang ada di jalan, yang ngamen mungkin kurang perhatian dan tidak ada orang tuanya. Jadi mending kita rekrut untuk ngaji, belajar agama, dan sekolah formal setingkat Tsanawiyah di Madinah Darul Barokah ini," jelasnya. 

Abah Budiman bercerita santri dan santriwatinya berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat seperti, Karawang, Subang, Cirebon, Bogor, Bandung, Depok, dan wilayah Purwakarta sendiri. 

Sementara itu, Abah Budiman mengharapkan anak-anak yang berada di ponpesnya kelak, ketika harus melanjutkan sekolah maupun kehidupannya di luar dari Ponpes Madinah Darul Barokah dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di ponpes. 

"Harapnya anak-anak masa depan bangsa ini, dapat menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi negara, bangsa, masyarakat, lingkungan sekitar, dan agama," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar