Yamaha NMax

Beli Baju Lebaran Lewat Jasa Titip Barang Luar Negeri

  Minggu, 03 Juni 2018   Fathia Uqimul Haq
Barang-barang jasa titip @nitiporter yang dibeli dari Jepang. (Fathia Uqim/ayobandung)

CIBOLERANG, AYOBANDUNG,COM--Imma Damayanti memiliki kegemaran berjalan-jalan. Uniknya, meski di bulan Ramadan, Imma tetap melancong ke luar negeri.

Namun, tidak hanya sekadar pergi, Imma menggunakan kesempatan tiap perjalanannya untuk membuka jasa titip.

Sebenarnya, jasa titip menitip barang dari luar negeri sudah lazim di kalangan milenial. Namun, Imma tetap melayani di bulan Ramadan untuk mereka yang ingin menitip barang dari berbagai negara tergantung tujuan yang Imma akan datangi. Kemarin, Imma baru saja pergi ke Jepang tepat di bulan puasa.

“Soalnya orang-orang biasanya butuh barang baru buat Lebaran atau makanan unik yang enggak ada di Indonesia.  Jadi aku pergi saat bulan Ramadan,” kata Imma, kepada ayobandung, Minggu (3/6/2018).

Biasanya, orang-orang menitip makanan, baju, sepatu, mainan, hingga pick gitar. Kisaran harga titipan biasanya dimulai dari harga Rp 30.000 hingga jutaan rupiah. Namun, kebanyakan dari pelanggannya adalah mereka yang menitip makanan, baju, sepatu dan make up.

“Apalagi nanti kan Lebaran, jadi mereka nitip baju atau make up yang enggak ada di Indonesia buat nanti lebaran, kan,” katanya.

Sebelum pergi melancong, Imma akan membuka sistem pre-order. Atau, Imma akan mengambil gambar barang saat dia tengah di negara tujuan. Kemudian, barang yang  telah dia foto akan ditaruh di Instagram @nitiporter.

“Kalau bukan barang yang kustom, aku buka jualan pas aku lagi di sana, atau dia request barang nanti aku carikan, setelah negoisasi kemudian dia transfer, langsung aku beli,” ujar perempuan 23 tahun itu.

Biasanya Imma akan memberitahu para pelanggannya sekitar satu sampai dua minggu sebelum keberangkatan. Total waktu titipan bisa mencapai tiga sampai empat minggu.

Jasa titipnya dibuka setiap bulan untuk saat ini. Tapi ada kemungkinan sebulan bisa dua kali untuk ke depannya.

“Setahuku sih belum banyak yang memakai konsep ini, karena kebanyakan orang-orang membuka jasa titip tapi dia beli daring atau enggak pergi ke negaranya sendiri. Apalagi kalau mau barang-barang custom kan jarang, menurut aku ini bagus karena pelanggan bisa membeli apa yang dia butuhkan,” tutur Imma.

Seperti halnya saat dia ke Jepang kemarin tepat pada bulan Ramadan, banyak pelanggannya yang membeli snack seperti Kit Kat berbagai macam rasa, album NCT dan BTS, serta make up merek Shiseido.

Dalam sekali keberangkatan, Imma bisa membawa lebih dari 30 kilogram bagasi. Malah, Imma masih memerlukan bagasi lebih banyak.

Untuk saat ini Imma masih membuka jasa titip wilayah Asia. Namun kemungkinan Imma akan melanjutkan perjalanannya ke Eropa dalam waktu dekat ini.

 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar