Yamaha Mio S

Cara Menghentikan Aktivitas Gawai Anak saat Ramadan

  Rabu, 30 Mei 2018   Fathia Uqimul Haq
Ilustrasi. (pixabay.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Orang tua keluarga muslim pasti menginginkan anaknya yang belum balig dapat berlatih puasa. Selain dalam rangka belajar, puasa menjadikan aktivitas anak berkurang dan tidak berkegiatan yang terlalu melelahkan. 

Namun, maraknya penggunaan gawai seringkali jadi solusi orang tua akan hal ini. Padahal anak tidak baik menggunakan gawai dalam waktu yang lama. Apalagi jika bulan puasa, bisa jadi seharian anak justru bermain gawai tanpa pengawasan.

Lalu, bagaimana cara menghentikan aktivitas gawai pada anak saat Ramadan? Berikut tipsnya versi ayobandung.com:

1. Pensuasanaan Ramadan

Pensuasanaan Ramadan di rumah bisa menjadi penting untuk belajar dan berkreativitas. Misalnya, ajak anak mendekorasi rumah dengan hiasan bintang, bulan, ketupat, dan abjad yang menyusun kata Ramadan. Ibarat menggelar pesta ulang tahun, tak ada salahnya untuk merias rumah jadi semarak supaya Ramadan menjadi lebih istimewa.

2. Ajak ke Toko Buku

Biasakan anak untuk membaca buku. Bukan dengan memberinya buku cuma-cuma, tapi ajak anak ke toko buku supaya dia bisi memilih sendiri dan melihat banyaknya buku di sana. Suasana toko buku bisa menjadi hal favoritnya jika kita sering mengajaknya untuk melebur dengan dunia literasi.

3. Belikan Main Tradisional

Jangan sampai anak kita tidak kenal permainan seperti congklak, monopoli, atau bekel. Permainan tersebut selain mengasah kecerdasan, juga meningkatkan interaksi dengan teman atau saudara di rumah. Dengan begitu, waktu saat Ramadan dapat menjadi memori yang seru selama anak berlibur di rumah.

4. Gelar Salat Berjamaah

Tidak ada anak yang tidak ingin keluarganya harmonis dan utuh. Seyogianya, orang tua usai bekerja dapat menemani anak dengan mengajak salat berjamaah sebagai pembelajaran bagi dirinya. Kemudian, ajak anak untuk sama-sama membaca Alquran karena pahala membaca Alquran saat Ramadan bonusnya berkali-kali lipat.

5. Libatkan Anak di Kegiatan Sosial

Tidak hanya anak dewasa, anak-anak sejatinya sedari kecil bisa dilibatkan dalam kegiatan sosial. Misalnya, di masjid-masjid terdekat biasanya ada pembagian takjil gratis atau bakti sosial. Ajak anak untuk bersama-sama membagikannya kepada jemaah atau libatkan anak saat proses pembungkusan takjil. Selain menjadi pengalaman baru bagi anak, hal ini dapat mengasah kepekaan sosial sedari dini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar