Yamaha Aerox

KPU Jabar Godok Format Debat Jilid 3

  Rabu, 23 Mei 2018   Dadi Haryadi
Ilustrasi pilkada. (Satrio/ayobandung)

JALAN GARUT, AYOBANDUNG.COM--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengumpulkan seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar menjelang debat ke-3 yang akan digelar di Kota Bandung pada 22 Juni.

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat mengatakan, pihaknya sengaja menggelar pertemuan dengan semua paslon untuk melakukan penandatanganan naskah kesepakatan bersama memanfaatkan sisa kampanye dengan menjaga stabilitas.

Hadir dalam rapat tersebut, kandidat nomor urut 1 diwakili Cawagub Uu Ruzhanul Ulum, nomor urut 2 diwakili Cawagub Anton Charliyan, nomor urut 3 Cagub Sudrajat dan Cawagub Ahmad Syaikhu. Sedangkan nomor urut 4 hanya diwakili tim sukses.

Yayat berharap seluruh pihak tetap menjaga stabilitas, memelihara keamanan, dan ketertiban pada masa kampanye.

"Ini untuk memperkuat saja," ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, komitmen seluruh paslon sudah baik namun perlu diperkuat kembali karena masa kampanye tinggal 34 hari lagi. Seluruh paslon harus bisa menerjemahkan kesepakatan ini dengan menjaga stabilitas.

"Tadi ada usulan dari paslon 2 soal sesi saling bertanya dievaluasi lagi. Ini, akan kami rumuskan," katanya.

Terkait lokasi debat, pihaknya hingga saat ini masih membahas dengan pihak televisi dan Polda. Adapun konsepnya masih dirumuskan dengan fokus memperbaiki dari konsep debat sebelumnya.

Di tempat yang sama, Cawagub nomor urut 2, Anton Charliyan menilai debat lebih cenderung mengorek-ngorek kesalahan orang lain. Secara pribadi, tak ada masalah karena dirinya bukan incumbent. Namun, pihaknya mengimbau pada semua calon agar menjaga silaturahim lebih penting dari Pilgub. 

"Yang di bawah berdampak. Tolong pada semua jangan mengambil riak-riak yang kurang kondusif. Jangan menusuk dari belakang," katanya.

Sementara Cawagub nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, berharap semua pihak menjadikan ajang Pilgub sebagai sebuah pembelajaran politik pada masyarakat, yakni dengan memberikan edukasi dan suasana yang menyenangkan bagi masyarakat.

"Aturan-aturannya harus diperjelas," katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar