Yamaha NMax

Bambu Unik, Antara Mitos dan Nilai Jual Fantastis

  Senin, 21 Mei 2018   Fathia Uqim
Sejumlah bambu unik yang dipamerkan di Pesona Kebon Awi di Kebon Awi Kaffee, Bandung, Minggu (20/5). (Fathia Uqim/ayobandung)

DAGO, AYOBANDUNG.COM—Bambu unik itu punya ruas yang berbeda dari biasanya. Meliuk dan melingkar tak beraturan, tidak seperti ruas bambu biasa. Di antaranya memiliki cabang atau cagak yang menjadi dua bak ketapel alami tanpa buatan. Itu adalah Bambu Dampit yang menyimpan sejuta makna.  

Ada dua makna di balik Bambu Dampit, positif dan negatif. Sisi positifnya, seseorang bisa menjalani dua jenis bisnis secara bersamaan dengan lancar. Sementara sisi negatif menyebutkan bahwa seseorang bisa jadi memiliki dua istri yang hidup akur. “Semua tergantung ke orangnya masing-masing,” ujar Edi Dago, bolangker bambu unik saat ditemui ayobandung.com di Kebon Awi Kaffee, Dago, Bandung, Minggu (20/5/2018).

Bolangker merupakan sebuah bumbu khas bagi mereka para pencari bambu unik. Mereka biasanya gemar mencari bambu unik ke berbagai tempat. Tak mudah untuk menemukan berbagai macam bambu yang bernilai jual fantastis. Selain kelihaian dalam berdagang, bambu unik juga agak sulit ditemukan.

Koleksi-koleksi bambu unik milik Edi itu dipamerkan dalam pameran Pesona Kebon Awi di Kebon Awi Kaffee selama sepekan kemarin.

Sebuah bambu dikatakan unik ketika memenuhi dua kriteria. Pertama, adalah ruas yang tidak biasa seperti mengular atau tidak searah. Sebab, lazimnya bambu memiliki ruas yang sama dan beraturan. Kedua, bambu unik memiliki mata atau ranting yang tidak tumbuh.

“Bambu akan menjadi mahal kalau ada khodam-nya. Nilainya bisa Rp100 Juta,” kata Edi. Khodam adalah makhluk gaib yang disebutkan berasal dari bangsa jin. Khodam yang menetap di bambu biasanya dijadikan jimat atau syariat seseorang agar keinginannya terwujud.

Namun, sebagai bolangker, Edi tak merasa perlu berurusan dengan hal-hal seperti itu. Pria 33 tahun itu hanya menjadikan bambu sebagai kegemaran dan bisnis semata. Tak ada ritual khusus yang dilakukannya untuk merawat bambu. “Saya hanya menjadikan bambu unik sebagai karya alami, langsung dari tanah dan dicabut saya sendiri,” tuturnya.

Hobi dan Bisnis Tak Sengaja

Selama lima bulan pertama menekuni kegemaran ini, Edi berhasil meraup omzet Rp30 juta. Berawal dari iseng, selama satu tahun kemarin Edi justru mendapat sampai Rp40 juta. Tak main-main, bahkan bambu unik miliknya ada yang pernah dijual seharga Rp7 juta.

Terjunnya Edi sebagai bolangker ini juga bisa dibilang tak direncanakan. “Awalnya saya diajak teman saja buat cari bambu unik,” ujarnya. Saat itu, dia berpikir bahwa bambu itu bakal dibuat kerajinan seperti gantungan kunci.

Namun, tak disangka, usai mengunggah foto bambunya bersamaan dengan jus alpukat pemberian sang istri di Blackberrry Messenger, salah seorang rekan malah menawar harga bambu yang dipamerkannya.

“Saya pikir, ya, Rp300.000 saja. Saya enggak tahu mau jual berapa, terserah yang  beli. Eh, dibeli Rp1,3 juta,” ujar Edi yang telah menggeluti hobi ini sejak tahun 2016. Sejak itu, Edi semakin berhasrat untuk mencari bambu unik.

Tak semua bolangker beruntung seperti Edi. Malahan, sejumlah kawannya yang telah tujuh tahun menggeluti bambu tak semulus jalan Edi.

Telah ada sepuluh lokasi yang dijelajahi Edi untuk mencari bambu unik. Di antaranya Sumedang, Bogor, Ciwidey, Subang, dan Cianjur. Kawasan hutan sekitar Puncak Bintang dan Gunung Geulis juga menjadi beberapa hutan yang sempat didatanginya.

“Namun tidak semua tempat punya bambu unik yang sama. Setiap daerah punya bambu yang berbeda-beda. Pun tidak ada jaminan di hutan yang luasnya selebar lapangan bola kita pasti bakal temukan bambu unik. Faktor alam dan cuaca juga mempengaruhi,” beber Edi.

Sampai saat ini, Edi telah memiliki 40 jenis bambu unik dari 50 jenis yang telah ditetapkan oleh Komunitas Bolangker Jawa Barat. Ada 700 batang bambu unik yang tersimpan rapi di kediamannya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar