Yamaha NMax

Ijan, Kedai Susu Legendaris di Kota Bandung

  Sabtu, 19 Mei 2018   Arfian Jamul Jawaami
Suasana Kedai Susu Ijan di Jalan Pungkur, Bandung. (Arfian Jamul/ayobandung)

PUNGKUR, AYOBANDUNG.COM--Sebuah kenangan bernilai nostalgia dapat tersimpan lama dalam bentuk benda, manusia, peristiwa, hingga tempat. Kota Bandung sendiri memiliki begitu banyak bangunan yang merekam kenangan, salah satunya Kedai Susu Ijan.

Kedai Susu Ijan berdiri sejak tahun 1950 dan menempati sebuah bangunan di Jalan Pungkur. Lokasinya sangat dekat dengan perempatan lampu merah antara Jalan Pungkur dan Jalan Otto Iskandar Dinata.

Eksistensi Kedai Susu Ijan selama hampir 70 tahun tidak dapat dilepaskan dari peran pelajar tempo dulu yang bersekolah di sekitar wilayah Jalan Dalem Kaum hingga Kebon Kalapa. 

Ketika itu, kendaraan roda dua belum populer digunakan oleh kalangan pelajar. Mau tidak mau para siswa harus berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum sebagai media transportasi.

Kebetulan, Kedai Susu Ijan berada sangat dekat dengan lokasi angkutan umum yang menunggu penumpang, terutama kendaraan dengan jurusan ke arah kawasan Bandung bagian Selatan. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri karena kemudian Kedai Susu Ijan menjadi destinasi utama bagi para pelajar yang tengah menunggu angkutan umum.

"Sekitar tahun 1990 Kedai Ijan sangat populer karena jadi tempat siswa nongkrong dan pacaran. Ada yang dari SMA Pasundan 1, SMPN 43, SMPN 10, SMPN 3 dan lainnya," ujar pegawai senior di Kedai Susu Ijan, Ujang kepada ayobandung, Jumat (18/5/2018).

Kini, walau kendaraan roda dua pribadi sudah mendominasi sarana transportasi, tapi eksistensi Kedai Susu Ijan tak lantas memudar. Setidaknya dalam satu hari Kedai Ijan dapat menjual sekitar 200 liter susu. 

"Kami selalu mencoba mengikuti zaman lewat rasa agar tidak ketinggalan. Jadi, sekarang rasa susu yang ditawarkan ada green tea, taro, melon, stroberi, blueberry, vanilla, dan cokelat," ujar Ujang.

Soal harga, susu di Kedai Ijan memang sangat memahami dompet pelajar. Untuk susu tawar dijual seharga Rp4.500. Sementara susu dengan rasa tertentu dibanderol Rp5.500. Semua susu didatangkan langsung dari Pangalengan.

Selain susu, Kedai Ijan juga menyajikan ragam menu makanan ringan pelengkap seperti sus krim, bolu keju, pisang molen, pastel, risoles, donat, dan lainnya. Untuk harga yang ditetapkan hanya berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000.

Kedai dengan interior dan eksterior yang sangat sederhana tersebut buka setiap hari sejak pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. Walau sederhana, tapi Kedai Ijan mampu menghadirkan pengalaman berjalan menyusuri ruang waktu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar