Yamaha NMax

Ingin Tetap Berolahraga Saat Bulan Puasa? Coba Ikuti 5 Tips Ini

  Kamis, 17 Mei 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Ilustrasi olahraga joging santai. (Pexels)

DERWATI, AYOBANDUNG.COM—Buat sebagian orang, kegiatan olahraga saat menjalani puasa terasa berat. Padahal, sebenarnya berolahraga tidak akan menghalangi kita untuk berpuasa, kalau saja dilakukan di waktu dan cara yang tepat.

Dokter dari Klinik Husada Media, Ayana Nasser, punya beberapa tips yang bisa dilakukan agar kita bisa tetap berolahraga saat bulan puasa. Apa saja? Yuk, simak selengkapnya.

 

Perhatikan waktu olahraga

Idealnya, waktu berolahraga saat bulan puasa adalah sebelum waktu berbuka. Kita bisa berolahraga selama 1-2 jam sebelum azan Magrib tiba sambil mengisi waktu ngabuburit. Biar tidak terlalu merasa capek, cobalah melakukannya bersama orang-orang terdekat. Misalnya seperti basket, sepak bola, atau futsal.

Olahraga juga bisa dilakukan sebelum sahur. Namun, dengan catatan kita bisa bangun lebih awal. Kita bisa melakukan gerakan-gerakan pemanasan dan senam ringan.

Sesuaikan waktu olahraga

Kita akan melakukan ibadah puasa selama 10-12 jam dalam sehari. Tentu saja intensitas dan waktu olahraga juga harus diperhatikan. Jika di hari biasa kita joging selama 60 menit, maka durasi joging di bulan puasa bisa dipangkas hingga 45 menit.

“Begitupun dengan yang biasa olahraga angkat beban. Misalnya, biasa melakukan sebanyak 8 set, bisa disesuaikan menjadi 4-5 set saja. Yang penting adalah menyesuaikan dengan kondisi tubuh kita,” ujar Ayana saat ditemui ayobandung.com, Kamis (17/5/2018).

Hindari olahraga yang berpotensi membatalkan puasa

Sebaiknya kita hindari dulu cabang-cabang olahraga yang berhubungan dengan air, misalnya olahraga renang. Sebab, dikhawatirkan olahraga renang bisa membuat seseorang batal puasa. Bisa saja kita tidak menyadari ada air yang tertelan saat berenang.

Perhatikan asupan nutrisi

Meski tidak makan dan minum selama hampir 12 jam, tetap saja kita harus memperhatikan asupan nutrisi untuk tubuh. Menurut Ayana, kita harus lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi protein dan karhohidrat. Fungsinya, agar kita tetap memiliki energi untuk melakukan aktivitas di bulan puasa, termasuk untuk olahraga.

“Selain itu, konsumsi air juga penting buat diperhatikan. Minimal seseorang harus minum delapan gelas per hari saat puasa, agar kadar cairan dalam tubuh tetap seimbang,” ucap Ayana.

Lakukan olahraga santai sesuai dengan kemampuan

Biasanya, orang malas berolahraga karena dalam pikirannya olahraga adalah kegiatan yang dapat menguras banyak tenaga dan keringat, seperti bermain sepak bola, voli, atau angkat beban. Padahal, kita bisa memulai melakukan olahraga ringan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh kita.

Kita bisa memulainya dengan berjalan santai keliling komplek saat sore hari sambil ngabuburit. Atau, bersepeda sambil mencari hidangan berbuka. Jika masih malas keluar rumah, kita bisa melakukan treadmill sambil menonton televisi.

Untuk wanita, ada beberapa olahraga yang bisa dilakukan saat bulan puasa, seperti yoga, senam zumba, atau menari.

“Hanya diingat, semua dilakukan balik lagi sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh. Satu hal, yang penting saat melakukan olahraga kita merasa enjoy. Karena, 'kan, salah satu tujuan dari olahraga adalah membuat tubuh rileks dan pikiran kembali fresh,” tutur Ayana.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar