Yamaha NMax

Tim Asyik: 2019 Ganti Presiden Bagian dari Aspirasi

  Selasa, 15 Mei 2018   Dadi Haryadi
Ilustrasi. (Satrio)

DIPONEGORO, AYOBANDUNG.COM--Tim pemenangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut 3, Sudrajat-Syaikhu (Asyik) optimistis pesan 2019 Ganti Presiden saat debat publik kemarin tidak akan menuai sanksi.

Ketua Tim Asyik, Haru Suandharu mengatakan, pesan tersebut tidak perlu dijadikan polemik berkepanjangan. Sebab, pesan muncul karena merupakan salah satu aspirasi masyarakat Jabar.

"Itu spontan. Pak Sudrajat, Pak Syaikhu selama berkeliling selalu mendapatkan aspirasi, salah satunya itu. Ya dalam acara itu (debat publik) ya disampaikan," katanya saat dihubungi melalui telephone seluler, Selasa (15/5/2018).

Menurutnya, paslon yang diusung PKS, Gerindra dan PAN ini tidak melakukan pelanggaran apapun. Terlebih pesan tersebut bagian dari sebuah pendapat dan berekspresi.

"Ini 'kan negara demokrasi, paslon kami punya pendapat. Kalau berbeda silahkan sampaikan. Yang (berpendapat) ganti presiden, mangga (silahkan), yang (berpendapat) dua periode, silahkan," bebernya.

Haru justru menyayangkan respon dari oknum penonton yang hadir dalam acara debat. Beberapa di antaranya bahkan melontarkan kata-kata kasar.

Dia menilai oknum tersebut, bertindak mengedepankan emosi dan mengabaikan semangat demokrasi.

"Banyak bukti kok, rekamannya di youtube juga ada. Banyak kata-kata kotor," jelasnya.

Pihaknya tidak akan terganggu dan akan fokus meneruskan agenda kampanye ke berbagai daerah di Jawa Barat.

"Kami santai dan tetap optimis hal ini tidak akan berpengaruh negatif. Kami hanya menyampaikan aspirasi. Tidak ada tata tertib yang dilanggar," pungkasnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar