Yamaha NMax

Ttongsul, Arak Khas Korea Terbuat dari Kotoran Manusia

  Kamis, 10 Mei 2018   Arfian Jamul Jawaami
Ilustrasi. (sh.qq.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Anda tidak salah membaca judul. Dalam bahasa Korea, ttongsul atau ddongsul memiliki arti arak tinja. Layaknya sake di Jepang, ttongsul merupakan minuman keras tradisional dari Korea Selatan.

Perbedaannya, jika sake hanya sajian minuman yang merupakan hasil dari fermentasi beras, sedangkan ttongsul menggunakan kotoran manusia sebagai komposisi utama. Namun ttongsul hanya menggunakan kotoran anak berusia empat hingga tujuh tahun saja. 

Menurut Dokter Lee Chang Soo, seperti dikutip dari Vice, minuman yang mengandung 9% alkohol tersebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh karena dapat menyembuhkan memar, kerusakan tulang, trauma jatuh, hingga epilepsi.

Dalam proses pembuatan ttongsul, kotoran anak perlu dicampur dengan air untuk kemudian didiamkan selama 24 jam. Selanjutnya campuran tersebut ditambahkan beras yang bebas gluten untuk menghadirkan alkohol, mencegah inflamasi dan memberi rasa. 

Kemudian cairan disimpan dalam guci bersuhu 30 hingga 37 derajat celcius. Proses terakhir adalah mendiamkan cairan selama kurang lebih satu minggu hingga terfermentasi. Setelah proses tersebut selesai, ttongsul siap untuk diminum.

Ttongsul sendiri telah digunakan sebagai sarana pengobatan oleh penduduk Korea Selatan sejak beberapa abad lalu. Namun, sekitar tahun 1960, ttongsul mulai ditinggalkan seiring diperkenalkannya keilmuan medis modern dari Barat. Bahkan kini sangat sedikit penduduk Korea Selatan yang mengetahui tentang keberadaan ttongsul. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar