Yamaha Mio S

Viking School Indonesia, Rombongan Pelajar yang Mencintai Persib

  Rabu, 09 Mei 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Anggota Viking School Indonesia saat berfoto bersama. (Ist)

CIKUTRA, AYOBANDUNG.COM--Bagi bobotoh, kecintaan kepada Persib bisa datang sejak dini. Kebanyakan di antara mereka dikenalkan pada Persib oleh orang tua atau orang-orang terdekatnya. Hal itu pula yang dirasakan oleh Viking School Indonesia, sebuah komunitas suporter Persib yang berisikan para pelajar.

Ceritanya dimulai sejak tahun 2016. Kala itu, beberapa bobotoh yang masih berstatus pelajar saling bertemu saat pertandingan Persib di ajang Torabika Soccer Championship di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi. Dimulai dari obrolan ringan, mereka pun bersepakat menggelar diskusi tentang tim kesayangan di kalangan pelajar.

“Awalnya hanya grup kecil dari beberapa daerah, kemudian semakin lama semakin banyak bobotoh dari seluruh Indonesia yang turut bergabung,” kata Koordinator Viking School, Dadan Saeful Nur Zamaan, Rabu (9/5/2018).

Kelompok ini awalnya diberi nama Bobotoh Pelajar. Mereka biasa berkumpul membahas pertandingan usai Persib berlaga.

Setelah beberapa lama saling berkumpul dan menggelar diskusi, Dadan bersama rekan-rekannya diundang oleh Mia Beutik untuk mengikuti acara talkshow di salah satu radio di Bandung. Dari situlah, Bobotoh Pelajar berganti nama menjadi Viking School Indonesia dan resmi menjadi salah satu bagian dari distrik Viking.

Dengan slogan “Tutwuri Handayani Panutanku, Persib Bandung Kebanggaanku”, Viking School Indonesia memiliki visi untuk mendorong keikutsertaan pelajar dalam persepakbolaan Indonesia. Berdirinya VSI juga sekaligus mematahkan stigma negatif bobotoh yang masih remaja.

 “Daripada berkumpul hanya membuang waktu, kami ingin membuat para pelajar aktif dengan menyatukan pikiran mengenai Persib Bandung,” ujar Dadan.

Hingga kini, tercatat ada sekitar 300 anggota dari berbagai sekolah yang berada di Bandung dan beberapa daerah lainnya di pulau Jawa. Kegiatan dari VSI bukan cuma sekadar nonton bareng (nobar) saja, tapi VSI juga aktif mengadakan pertemuan dan diskusi. Sebagai kepeduliannya terhadap masyarakat, VSI juga aktif menyelenggarakan kegiatan bakti sosial.

“Ke depannya, semoga Viking School bisa menjadi lebih baik lagi, bisa menjadi tempat naungan yang baik untuk seluruh koordinator wilayah VSI, dan bisa makin kompak. Intinya kami sama-sama dukung satu nama, lepaskan semua ego demi Persib,” ucap Dadan.

Sebagai perwakilan dari pelajar, VSI selalu mengajak bobotoh lainnya tetap berlaku santun saat nyetadion. VSI juga berharap agar Persib bisa kembali berjaya di bawah asuhan pelatih Mario Gomez.

“Selama ditukangi oleh coach Gomez, Persib seperti menemukan kembali jati dirinya, meskipun dengan skuat yang bisa dibilang uyuhan. Namun, karena pengalaman pelatih yang mumpuni, tim pun bisa dimanfaatkan dengan baik. Harapannya untuk Persib, semoga bisa lebih berkembang lagi, lebih bisa mengontrol emosi dan ketenangan saat bermain, kudu jago kandang tandang, dan semoga bisa merangsek ke klasemen zona AFC,” pungkas Dadan.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar