Yamaha NMax

Mesir dan Beban Berat Mo Salah

  Selasa, 08 Mei 2018   Andres Fatubun
Timnas Mesir. (AS)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Untuk ketiga kalinya dalam sejarah, Mesir berpartisipasi dalam pesta sepakbola terakbar sejagat raya Piala Dunia. Mesir sebelumnya pernah lolos ke Piala Dunia 1934 dan 1990. Kini berkat bintang mudanya Mohamed Salah, Mesir lolos ke Piala Dunia 2018.

Piala Dunia 2018 di Rusia merupakan yang ke-21 kalinya sejak digelar pertama kali pada 1930 

Mesir tergabung di Grup A bersama tuan rumah Rusia, Arab Saudi, dan Uruguay.

AYO BACA : Rusia Berharap Berkat Kala Jadi Tuan Rumah

The Pharaohs julukan Mesir bukanlah tim sembarangan di benua Afrika. Mereka menjuarai Piala Afrika di tahun 2006, 2008, dan 2010. Meski negaranya sempat porak poranda akibat konflik antarkelompok yang ditunggangi kepentingan negara lain, timnas Mesir secara perlahan mulai bangkit. Di babak kualifikasi, Mesir menjadi juara grup mengalahkan Uganda, Ghana, dan Kongo.

Mesir akan mengawali pertandingannya di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 pada 15 Juni melawan Uruguay. Dua pertandingan berikutnya adalah 19 Juni melawan Rusia, dan penutup melawan Arab Saudi.

Timnas Mesir saat ini tak bisa lepas dari sosok pemain Mo Salah. Pemain berusia 25 tahun tersebut menjadi ikon nasional Mesir. Salah tercatat menyumbangkan lima gol untuk Mesir di babak kualifikasi. Dua gol di antaranya adalah yang paling penting, karena menjadi penentu yang mengantarkan Mesir ke Rusia. Dua gol tersebut dilesakan ke gawang Kongo dalam kemenangan dengan skor 2-1.

AYO BACA : Arab Saudi Ingin Lepas dari Predikat Tim Penggembira

Sementara di klubnya, Liverpool, Salah lebih impresif. Ia memimpin daftar pencetak gol dengan jumlah 31, unggul jauh dari Hary Kane yang mengemas 27 gol. Ia juga sukses mengantarkan Liverpool ke partai final Liga Champions yang akan digelar pada 27 Mei. Salah menyumbangkan 10 gol dari 11 penampilannya di pentas bergengsi antarklub se-Eropa tersebut.  

Pada Juni 2018, usianya genap 26 tahun. Usia yang matang bagi seorang pesepakbola. Salah akan menjadi tulang punggung untuk membawa Mesir pertama kalinya lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia. 

Selain Salah, Mesir masih memiliki sederet pemainnya yang mengecap pengalaman di Eropa seperti bek Mohamed Elneny yang bermain untuk Arsenal, Kouka (Braga, Portugal), Sam Morsy (Wigan Athletic, Inggris), atau Ramadan Sobhi (Stoke City, Inggris).

Mesir dibesut oleh Hector Cuper yang kaya pengalaman di Eropa. Ia pernah menukangi Valencia, Mallorca, dan Inter Milan. Cuper dipercaya melatih Mesir sejak 2015. Di bawah kepemimpinannya, Cuper memunculkan banyak talenta muda dan mengantarkan pemain bintangnya mencapai permainan terbaiknya. 

AYO BACA : Andalkan Pemain Muda, Uruguay Siapkan Kejutan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar