Yamaha Mio S

Nikmati Wisata Berkuda dan Memanah Akhir Pekan di Daarus Sunnah

  Minggu, 06 Mei 2018   Fathia Uqim
Seorang pengunjung saat menunggangi kuda di areal wisata Daarus Sunnah, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. (Fathia Uqim/ayobandung)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM—Berada di Jalan Cigugur Girang, Komplek Eco Pesantren Daarut Tauhid Parongpong, Daarus Sunnah MQ Equestrian, bisa jadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan.

Lokasi ini menawarkan wahana berkuda dan memanah dengan suasana nyantri bagi pengunjung. Belum lagi lokasinya yang berada di kawasan perbukitan Bandung Barat, membuat tempat wisata ini terasa begitu sejuk.

Daarus Sunnah memiliki paket umum yang dinamakan “Sunday Morning”. Bagi yang ingin merasakan berkuda sendiri, memanah, diakhiri dengan makan liwet, maka Sunday Morning adalah pilihan baru yang dapat dicoba.

Untuk menikmati paket Sunday Morning, kamu perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp150.000 per orangnya. Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, peserta akan diberi pengetahuan dasar menunggang kuda dan memanah. Setelah puas berkuda dan memanah, peserta akan dimanjakan dengan makan siang liwet khas Sunda di tenda yang tersedia.

Berkuda dan memanah ini bukan sekadar wisata. Manajer Operasional Daarus Sunnah, Ganjar Sukmana (30), mengatakan bahwa berkuda dan memanah adalah sebuah aktivitas sunah. Bagi seorang Muslim, kegiatan ini sangat dianjurkan karena akan berbuah pahala.

“Kami hapuskan mindset  bahwa berkuda dan memanah itu mahal. Justru kami memberikan harga yang terjangkau, lantaran di wahana berkuda lain memang harganya sangat mahal,” kata Ganjar saat disambangi ayobandung, Jumat (4/5/2018).

Selain olahraga berkuda untuk kebugaran fisik, ada hal-hal yang dapat didapatkan secara psikologis. Seorang penunggang kuda, kata Ganjar, harus bisa mengendalikan kuda. Dari sanalah, kepemimpinan akan terasah. Sebab, menunggangi kuda tidak semata-mata naik, jalan, dan turun. Kuda perlu didekati terlebih dulu, dielus, dan diperhatikan cara terbaik untuk menungganginya.

“Keberhasilan menunggang kuda dengan keberanian dan ikhlas untuk menunggangnya. Kuda bisa menggigit dan menginjak jika menghadapi orang yang tidak dikenal,” ujar Ganjar.

Terdapat 30 kuda yang ada di Daarus Sunnah. Tiga jenis di antaranya adalah kuda lokal, kuda bonsái, dan kuda keturunan luar atau Kuda G. Biasanya peserta menaiki kuda lokal yang memiliki daya tahan tubuh lebih kuat.

Kuda G adalah kuda yang dioperasikan untuk peserta lanjutan yang ingin serius dalam olahraga ini. Tenang saja bagi yang ingin serius menggeluti olahraga berkuda, Daarus Sunnah menyajikan program latihan berkuda yang bisa diikuti di hari kerja.

Dua arena kuda berkuda yang cukup luas dengan hamparan rumput liar menuai decak kagum. Kuda tak melulu ada di dalam kandang. Menjelang sore, kuda dilepas di luar areal Daarus Sunnah untuk berjalan mencari rumput di areal Eco Pesantren.

Pemandangan para santri yang memandikan dan memberi makan kuda menawarkan suasana seru dan menggemaskan. Mereka mencampurkan pelet dan bahan makanan kuda lainnya dalam beberapa drum untuk setiap kuda. Aroma yang khas membuat kuda mencari sumber bau seraya mengeluarkan kepalanya dari balik pintu kandang.

Selain menjadi wahana berkuda dan memanah bagi masyarakat, Daarus Sunnah pun dapat menjadi tempat baru untuk menikmati kebersamaan keluarga, kantor, atau arisan. Selain itu, Daarus Sunnah juga bisa dipakai untuk foto pernikahan dengan tema berkuda.

Tak terlalu sulit untuk menemukan lokasi Daarus Sunnah. Dari Bandung, ambil arah menuju Gegerkalong Hlir untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Ciwaruga. Dari sana, hanya dibutuhkan empat kilometer lagi untuk tiba di tujuan.

Bagi kamu yang datang dari luar Kota Bandung, ada beberapa akomodasi penginapan yang bisa menjadi pilihan di sekitar Daarus Sunnah. Di antaranya Homestay Triniti, Nins Villa, dan Rumah Stroberi.

Sebelum menikmati wahana berkuda dan memanah, pastikan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui instagram @ds_equestrian. Sebagai info, pihak Daarus Sunnah membatasi 100 orang pengunjung di setiap hari Minggu.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar