Yamaha Mio S

Hantam Peredaran Miras, Pemkot Bandung Sisir Tempat Penjualan Ilegal

  Senin, 16 April 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

WASTUKANCANA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Bandung menyisir tempat penjualan minuman keras tak berizin. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir peredarannya di Kota Kembang. Apalagi mengingat banyaknya kasus kematian yang diakibatkan miras oplosan beberapa waktu ke belakang.

“Dalam penyisiran sejak beberapa hari lalu, saya mendapat laporan ada tiga tempat yang ditertibkan,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dadang Supriatna di Bandung, Senin (16/4/2018). Dia memastikan jika tindakan itu tak akan berhenti di situ. Pihaknya akan melanjutkan penyisiran dan penertiban tempat penjualan minuman keras tak berizin.

Penertiban tersebut, sebut Dadang, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Di dalamnya dijelaskan batasan tempat mana saja yang boleh menjual minuman beralkohol di Kota Bandung. 

"Adanya korban (miras oplosan) karena mudahnya mendapatkan minuman beralkohol. Makanya Pemkot Bandung memiliki Perda yang ketat mengatur tempat mana saja yang boleh menjual minuman beralkohol," tutur Dadang. 

Dadang mengimbau para penjual minuman keras tidak berizin untuk menghentikan aktivitas penjualannya. Kalaupun ada yang memiliki izin tetapi tidak sesuai dengan peruntukannya, Pemkot Bandung akan melakukan penertiban. "Misalnya ada restoran yang menjual minuman beralkohol, restorannya tidak akan ditutup, melainkan minuman beralkoholnya yang disita," kata Dadang.

Imbauan itu pun ditujukan kepada para orangtua agar turut mengawasi putra-putrinya untuk terhindar dari minuman beralkohol. “Kami mengimbau agar kebiasaan tersebut (mengonsumsi miras) dikurangi, atau kalau bisa dihentikan karena tidak baik untuk kesehatan,” pungkas Dadang.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar