Yamaha Mio S

Manusia Tak Bisa Hidup di Bumi Tanpa 5 Hewan Ini

  Jumat, 13 April 2018   Ananda Muhammad Firdaus
Ilustrasi. (pixabay.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Jarang orang memperhatikan keberadaan hewan dan tumbuhan yang bisa menyeimbangkan hidup. Dilansir dari Onegreenplanet, ini 5 hewan yang membuat manusia tetap bertahan hidup di muka bumi.

1. Semut 

Lebih dari 12.000 spesies semut telah diidentifikasi dan tersebar di seluruh ekosistem yang berbeda-beda di bumi. Dalam studi, spesies semut yang hidup di ekosistem tanah membantu pembusukan dan menghasilkan lebih banyak tanah daripada cacing tanah. Ketika semut menggali terowongan, mereka memanasi tanah dan mendaur ulang nutrisi. Kegiatan ini secara ekologis sangat penting dalam menjaga tanah untuk pertumbuhan tanaman.

2. Rayap

Meskipun mereka kerap menghancurkan bangunan rumah, ternyata rayap jauh lebih bermanfaat daripada merugikan manusia. Dalam sebuah studi, ditemukan fakta bahwa rayap bisa membedakan mana rumah yang harus dijadikan santapan atau sebaliknya dilarang.

Para rayap hanya akan memakan akar, kayu, kulit kayu, dan batang kayu yang jelas telah membusuk. Melahap bahan yang membusuk berarti mereka memainkan peran penting dalam daur ulang energi ekosistem, serta menyeimbangkan siklus biogeokimia. 

3. Kelelawar 

Meskipun mereka sering digambarkan sebagai makhluk menyeramkan, kelelawar sangat penting bagi ekosistem. Dan jangan khawatir tentang vampir. Sebab lebih dari 1.200 spesies kelelawar, hanya tiga yang menghisap darah vampir dan kelelawar tidak akan membahayakan manusia kecuali mereka terancam. 

Dalam penelitian, 70% dari spesies kelelawar mengendalikan populasi serangga yang dianggap hama dengan memangsanya. Tentu para petani mesti berterimakasih kepada mereka yang merasa terganggu oleh kehadiran hama.

Di sisi lain, kotoran kelelawar, Guano, khususnya yang dihasilkan spesies kelelawar pemakan buah memiliki peran penting untuk penyebaran tanaman. Tidak seperti hewan penyebar benih lainnya, kelelawar pemakan buah dapat melakukan perjalanan jauh membantu tanaman untuk tumbuh dan bertahan hidup di berbagai lokasi. 

4. Burung 

Burung melakukan berbagai peran ekologis, termasuk dekomposisi hutan, pengendalian hama serangga, daur ulang nutrisi, bio-indikasi kesehatan ekosistem, penyerbukan tanaman, dan penyebaran benih. Beberapa burung yang hidup di darat bahkan membantu mengangin dan menyaring tanah dengan cakarnya. Yang lebih penting lagi, burung tercipta dengan penuh estetika, membuat orang yang memandang atau mendengarkan kicauannya merasa terhibur.

5. Plankton 

Para ahli mengatakan plankton berkontribusi banyak pada kesejahteraan bumi, sama pentingnya dengan pentingnya ada hutan tropis bagi ekosistem dunia. Makhluk-makhluk mungil santapan paus ini dalam sebuah studi ternyata disebut sebagai salah satu penghasil oksigen terbesar di muka bumi.

Dalam sebuah proyek penelitian bernama "Tara Oceans" pada 2009 dengan mengunjungi 210 lokasi di berbagai belahan dunia berhasil mengumpulkan 35.000 sampel plankton. 

Koordinator penelitian Tara Oceans, Chris Brown mengatakan, makhluk-makhluk ini menghasilkan oksigen yang kita hirup, membuang karbon dioksida dari atmosfer dan secara umum mempertahankan kondisi Bumi agar layak ditinggali manusia. Tidak tanggung-tanggung, hewan ini, memberikan setengah dari oksigen yang ada di bumi.

Tentu, di antara hewan-hewan tersebut, masih banyak hewan lainnya yang memiliki kegunaan untuk ekosistem bumi. Para peneliti, di setiap studinya selalu menekankan, manusia yang memiliki kesadaran tinggi perlu menaruh perhatian lebih menjaga hewan-hewan ini tetap bertahan hidup di bumi.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar