Yamaha Mio S

Kupat Tahu Cicendo Legendaris Selalu Tutup Selama Bulan Puasa

  Kamis, 12 April 2018   Fathia Uqim

CICENDO, AYOBANDUNG.COM--Tak salah menyukai kupat tahu dan lontong kari Cicendo ini. Selain resepnya yang dijaga dari 1967, Yeyet Rahmayati (53) tetap menjaga kualitas bahan pangan. Tidak ada pengawet, pengenyal, dan bumbu pekan lalu. Semua masih segar dan baru. Yeyet dan karyawannya memasak semuanya setiap hari dimulai dari pukul 03.00 WIB. 

Pelanggan setianya pun mafhum apabila bulan puasa nanti Yeyet tak membuka gerainya. Benar-benar libur total satu bulan. Hal ini dilakukan Yeyet supaya dia tetap tenang menjalani ibadah di bulan Ramadan. 

"Kalau buka, nanti capek, bisa enggak taraweh," kata Yeyet, kepada ayobandung, Kamis (12/4/2018) saat ditemui di gerainya. 

Banyak konsumen merayu supaya Yeyet membuka gerai menjelang berbuka puasa. Kekeuh, Yeyet tidak mau. Paling tidak, Yeyet menerima pesanan lontongnya saja. Biasanya, hotel-hotel di Bandung sudah jadi langganan lontong besar khas Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo yang berukuran satu kilo tersebut.

Uniknya, mendekati bulan puasa, pelanggan akan sering ke gerainya untuk makan kupat dan lontong kari sebanyak-banyaknya. Supaya tidak kangen katanya. Yeyet tertawa. Dia menceritakan pelanggan yang setiap hari datang untuk membeli kupat tahu dan lontong kari demi mencegah keinginannya nanti saat Ramadan. 

"Rata-rata semua sama larisnya. Ada yang dalam sepuluh kali membeli kupat tahu, satu kalinya lontong kari. Begitupula sebaliknya," ujar Yeyet.

Salah satunya Agus (50), usai menyantap sajian lezat tersebut ia tetap membeli dua bungkus kupat untuk dibawa pulang. 

"Kupatnya beda dari yang lain. Enggak bisa dijelaskan, rasanya berbeda dan paling enak di Bandung," katanya. 

Demi mencegah telepon dan SMS yang berkepanjangan, dari jauh hari Yeyet akan mengumumkan bahwa gerainya akan tutup selama satu bulan. 

"Kami akan buka lagi enam hari selepas lebaran," ucap ibu tiga anak itu. 

Siap-siap kudu antre panjang demi mengobati kerinduan kupat tahu dan lontong kari Cicendo. Bahkan, pelanggan biasanya sudah menunggu sejak pukul 05.30 WIB. 
 

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar