Yamaha NMax

Creative Mornings, Dengar Ceramah Sembari Sarapan Gratis

  Sabtu, 17 Maret 2018   Fathia Uqim
Ahmad Rifqi Anshorulloh saat berbicara dalam Breakfast Lecturer Series Creative Mornings di Universitas Pasundan, Bandung, Jumat (16/3). (ayobandung/Fathia Uqim)

SUKASARI, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan anak muda berbondong-bondong masuk ke dalam sebuah aula di Universitas Pasundan, Bandung. Mereka datang untuk sarapan bersama sembari mendengarkan ceramah singkat di Jumat pagi. Sebuah rutinitas bulan yang hadir di Bandung dan juga di 183 kota di 65 negara lainnya di dunia.

Kegiatan sarapan sembari seminar singkat ini digelar oleh Komunitas Creative Morning, sebuah komunitas global yang menyediakan ruang berbagi untuk mendorong jiwa kreatif generasi muda. Mereka menyebut kegiatannya dengan Breakfast Lecturer Series.

Sarapan sembari seminar singkat ini biasa digelar sekali dalam sebulan di setiap hari Jumat dengan tema yang berbeda-beda. Tema yang ditentukan dalam Breakfast Lecturer ini biasanya sudah dirancang sedemikian rupa oleh Creative Morning yang berpusat di New York, AS.

“Mengapa hari Jumat? Karena suasana di hari Jumat itu berbeda. Biasanya orang-orang sudah mulai bahagia karena menghadapi akhir pekan,” ujar Host Creative Mornings Bandung, Melvin Goenawan.

Bulan Maret ini, Creative Mornings memilih “Courage” atau “Keberanian” sebagai tema bulanannya.  Tengok saja gelaran Breakfast Lecturer yang digelar di Unpas, Bandung pada Jumat (16/3/2018) kemarin, Creative Mornings menghadirkan sosok Ahmad Rifqi Anshorulloh, seorang desainer grafis yang “nekad” membangun studio desain sendiri tepat setelah lulus kuliah.

Dengan sedikit atau tanpa pengalaman, Rifqi dinilai mengambil sebuah langkah besar penuh keberanian. Banyak kesulitan yang dihadapi Rifqi saat menjalankan studio Monoponik-nya selama enam tahun didirikan. “Dan Rifqi masih menjabat sebagai CEO,” kata Melvin.

Prestasi ini dimungkinkan oleh satu hal mendasar. Yakni, kekuatan untuk mengatasi rasa takut yang kita sebut keberanian.

Gerakan global Creative Mornings

Seperti yang telah disebutkan di atas, Creative Mornings merupakan sebuah gerakan global yang mendorong munculnya jiwa-jiwa kreatif. Ini bermula pada tahun 2008 silam, saat Tina Roth Eisenberg – pencetus Creative Mornings – menginginkan sebuah gelaran yang mudah diakses oleh komunitas kreatif di New York.

Konsepnya sederhana saja, hanya sarapan dan ceramah singkat sekali dalam sebulan. Acara itu gratis dan terbuka untuk siapa saja.

Saat ini, para peserta di seluruh dunia berkumpul di kota masing-masing untuk menikmati kopi segar, sarapan, dan mendengarkan ceramah dengan pelbagai tema.

Para relawan Creative Mornings di setiap kota biasanya menggelar Breakfast Lecturer semenarik mungkin. Pembicara juga dipilih oleh masing-masing kota sesuai dengan tema global yang telah ditetapkan.

Di Bandung, Creative Mornings dimulai sejak Juli 2016 lalu. Melvin mengklaim jika setiap tahunnya gelaran ini mendapat respons yang meningkat. Terbukti dengan kapasitas kursi yang disediakan selalu kurang dengan jumlah peserta yang hadir. “Dari hanya puluhan, sekarang sudah seratusan lebih. Ini saja lihat masih banyak yang kurang,” katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar