Yamaha NMax

Sebelum Tewas, Mahasiswa Tel-U Berniat Pergi ke Hotel Horison

  Rabu, 14 Maret 2018   Hengky Sulaksono
Ilustrasi. (pixabay.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Resesrse Kriminal (Satreskrim) Polres Bandung menemukan fakta baru terkait dugaan pembunuhan mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Telkom University, Alexander Ramos Favour Sihombing, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, diketahui jika Alexander hendak menuju ke Hotel Horison untuk menemui salah satu saudaranya saat malam nahas tersbut.

"Masih banyak kemunginan. Kata temannya dia mau bertemu sama saudaranya di Hotel Horison Kota Bandung," kata Kasatrskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik kepada wartawan, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, Ale, sapaan akrab Alexander sempat meminjam sepeda motor milik salah seorang temannya. Ale diketahui berangkat dari indekos kawannya tersebut sekitar pukul 24.00 WIB.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah dia dibunuh saat mau berangkat atau pulang setelah melakukan pertemuan. Itu masih kami selidiki. Masih didalami," ujarnya.

Firman juga masih mencari titik terang soal tujuan dan sosok yang hendak ditemui Ale di Hotel Horison. Keterangan saksi lain menyatakan, Ale hendak melakukan pertemuan cash on delivery (COD) penjualan ponsel.

Pihak keluarga membenarkan, Ale meimliki saudara di Kota Bandung namun tidak berada di hotel yang dimaksud saat peristiwa berdarah tersebut berlangsung. Kepolisian juga masih memburu pelaku terduga oembunuhan terhadap  Alexander.

"Semua masih dalam penyelidikan. Kami belum tahu apakah dia akan melakukan pertemuan di situ (tempat kejadian perkara) atau di mana masih kita dalami," ungkapnya. 

Ale merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Elektro angkatan 2014 ditemukan tewas beberapa meter dari pos jaga pintu belakang Tel-U, Minggu (11/3/2018) dini hari. Saat ditemukan, korban mengalami luka tusuk di bagian dada.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Ale. Beberapa keterangan saksi dan CCTV milik pihak kampus telah dikumpulkan. Jasad korban juga sempat diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung dan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Mangunjaya, Kabupaten Bekasi. 

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar