Yamaha Aerox

Sampah Kiriman Datang Hingga Empat Kali Sehari

  Rabu, 14 Maret 2018   Hengky Sulaksono

BOJONGSOANG, AYOBANDUNG.COM -- Berton-ton sampah kiriman yang berasal dari berbagai lokasi terus berdatangan di sepanjang aliran Sungai Cikapundung, Kabupaten Bandung. Tumpukan sampah ini datang tiada henti hingga mencapai empat kali setiap hari.

Tumpukan sampah tersebut salah satunya mengendap di Jembatan Rel Cikapundung yang menghubungkan Kampung Babakan Leuwibandung, Kelurahan dan Kecamatan Bojongsoang dan Kampung Cipurut, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Warga kampung bergotong-royong membersihkan sampah menggunakan tongkat panjang yang dibuat secara mandiri. 

Salah seorang warga RT 07, RW 30, Kampung Babakan Leuwibandung, Wawan Hermawan (55) mengaku kewalahan lantaran harus membersihkan sampah-sampah tersebut setiap kiriman datang. Dalam sehari, saat musim banjir, warga sanggup memanen sampah tiga hingga empat ton setiap hari.

"Ini kiriman dari Sukabirus (Dayeuhkolot) dan Pasar Kordon (Buahbatu). Sehari bisa nyampai empat kali kalau banjir kayak gini. Ini bisa sampai empat truk kalau dihitung-hitung, 15 ton," kata Wawan dijumpai di lokasi.

Warga lain yang juga ikut melakukan pembersihan, Eno sukarno (72), menuturkan warga melakukan pembersihan secara swadaya. Sesekali, beberapa anggota tentara ikut membantu pembersihan. Pengangkutan dilakukan sejak pukul 05.00 WIB-15.00 WIB.

"Biasanya datang dari semalam. Tadi pagi juga pas kami datang ke sini sampahnya sudah numpuk. Kalau dari kemarin-kemarin, sampahnya datang pas malam, pagi, dan siang," ujar dia.

Selain lantaran banyaknya kiriman, tumpukan sampah juga dipicu sendatan akibat terlalu rendahnya bagian bawah tembok jembatan sepanjang sekitar 10 meter tersebut. Warga juga meminta agar jembatan penghubung dua desa ini diperbaiki agar sampah tak lagi menyangkut. 

"Kami berharapnya supaya jembatan ini tembok bawahnya dipapas. Jadi kalau ruangnya udah terbuka, sampah enggak numpuk lagi kalau setiap banjir. Soalnya yang buang sampah orang lain, tapi yang kebagian capeknya kan, kita," kata dia. 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar