Ogah Terjebak Macet ke Ciwidey? Yuk ke Taman Love Soreang

  Sabtu, 17 Februari 2018   Hengky Sulaksono

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Sudah menjadi rahasia umum jika Kawasan Ciwidey selalu dipadati wisatawan saban pengujung pekan tiba. Apalagi kala kalender memberikan jatah libur panjang, kapadatan otomatis bertambah berkali lipat. Setiap pelancong menjadi kompetitor satu sama lain agar bisa menjangkau lokasi pelesir lebih cepat. 

Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan berpakansi namun pantang bersusah payah menghadapi kemacetan, bisa memilih objek wisata lain yang berada di luar Ciwidey, Taman Love Soreang misalnya, yang terletak di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Berada di kawasan perbukitan Desa Sadu, Taman Love berjarak sekitar 4.5 kilometer dari Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang. Jika ditempuh dengan kendaraan, cuma membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Di taman ini, Anda bisa merasakan semilir angin dan panorama khas pegunungan yang menyejukkan badan dan mata. Dengan membayar uang karcis Rp5.000, Anda bisa menikmati suasana rileks di pegunungan sejak pukul 07.00-20.00 WIB.

Taman ini menyediakan pelbagai fasilitas macam objek-objek foto berbentuk hati yang Instagramable. Jika ingin bersantai, pengunjung bisa memanfaatkan tempat duduk, saung-saung, atau kafetaria yang ada di areal taman.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati fasilitas kolam renang dan tur mini di pesawat yang disediakan pengelola. Ya, di areal perbukitan Taman Love, terdapat sebuah pesawat kecil yang sengaja disediakan pengelola.

Pesawat ini, selain difungsikan sebagai dekorasi, juga dapat digunakan sebagai tempat makan serupa restoran. Untuk bisa masuk le area ini, pengunjung dikenakan biaya tambahan Rp25.000 saat tengah pekan dan Rp25.000 saat akhir pekan.

Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas ruang karaoke untuk keluarga dengan harga sewa Rp120.000/jam. Ruang karaoke ini merupakan fasilitas baru yang disediakan pengelola sejak sebulan belakangan. Ruang karaoke tersebut sanggup menampung 15 orang.

Pengelola Taman Love, Syamsudin mengatakan seluruh fasilitas yang disediakan didesain sesuai keinginan pengunjung. Ia banyak mendapat masukan dari pelbagai pengunjung yang telah mengunjungi taman yang juga dikenal sebagai Bukit Cinta tersebut.

"Pengunjung yang awalnya kebanyakan remaja, sekarang segmentasinya mulai meluas. Kita mulai merangkul kalangan keluarga. Tempat yang kami sediakan juga bagus, bisa dijadikan tempat piknik keluarga," kata Syamsudin belum lama ini.

Keberadaan Taman Love sudah menjadi incaran wisatawan. Saban hari biasa, sekitar 300 pengunjung memadati taman ini. Jumlah tersebut meningkat saat akhir pekan. Pada masa libur panjang tahun lalu, tingkat kunjungan membludak mencapai 7.000 orang. Estimasi Syamsudin, tak kurang 12.000-15.000 orang berkunjung ke Taman Love setiap bulan.

Sayangnya, Taman Love belum memiliki tempat penginapan yang memadai. Pengelola baru selesai membangun satu kamar penginapan di areal taman. Jika ingin menginap, Anda bisa mencari penginapan di sekitar taman, atau melipir ke Soreang.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar