Lima Bintang Sepak Bola Ini Pernah Ditolak Klub

  Jumat, 16 Februari 2018   Arfian Jamul Jawaami
Lionel Messi merayakan gol.

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM -- Masa depan adalah rahasia. Tidak ada yang dapat meramalkannya dengan jelas. Setidaknya pernyataan tersebut berlaku pada lima pesepak bola berikut. 

Kelimanya pernah ditolak masuk sebuah klub ketika berusia muda. Namun justru mereka menggila bersama klub lain. Tidak jarang klub yang menolaknya hanyalah tim gurem penghuni papan bawah. Untuk itu ayobandung merangkum lima pemain bintang yang pernah ditolak masuk sebuah klub. Berikut daftarnya.

1. Harry Kane (Arsenal)
Sejatinya Harry Kane merupakan bagian dari akademi Arsenal ketika masih berusia delapan tahun. Namun, lantaran dinilai terlalu gemuk dan tidak atletis maka The Gunners membuang Kane muda. Kane yang sakit hati kemudian memilih seteru abadi Arsenal, Tottenham Hotspurs sebagai pelabuhan barunya.

Bersama Spurs, Kane tampil menggila. Di usianya yang masih 24 tahun, Kane telah mencatatkan beragam rekor termasuk menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris dalam satu tahun. Tidak hanya itu karena Kane juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Spurs. 

"Saya masih berusia delapan tahun ketika Arsenal melepas saya. Setiap kali menghadapi Arsenal, saya selalu berpikir untuk membuktikan siapa yang benar dan salah. Bagi saya, penolakan (dari Arsenal) adalah hal terbaik yang pernah terjadi," ujar Kane seperti dikutip dari Four Four Two.

Kini, mungkin jajaran petinggi Arsenal tengah meratapi penyesalan. Bahkan mantan Direktur Akademi Arsenal, Liam Brady mengakui telah melakukan penilaian yang salah terkait potensi Kane. "Kane dahulu chubby. Badannya tidak atletis dan kami terbukti salah," ujar Brady.

2. Lionel Messi (Como Calcio) 
Menolak Lionel Messi mungkin jadi penyesalan terbesar yang pernah dilakukan klub kecil asal Italia, Como Calcio. Ketika masih berumur 15 tahun, Messi pernah menjalani masa uji coba di Como. Saat itu, Como masih menjadi salah satu bagian dari klub elite Italia di Serie A.

Alih-alih meminang Messi, Como justru menolaknya lantaran enggan menanggung biaya pengobatan pemain Argentina tersebut yang mengidap kelainan hormon pertumbuhan. Wajar karena masalah finansial yang dihadapi Como saat itu memang terbilang rumit.

Kenyataan yang membuat Como terdegradasi ke Serie B di akhir kompetisi. Berselang beberapa tahun kemudian, Como dinyatakan bangkrut dan terlempar dari sepak bola profesional Italia. Kini Como berlaga di divisi amatir Serie D. Hal tersebut sepertinya tidak akan terjadi jika saja Como berani mengontrak Messi.

"Kami pikir untuk tidak mengontraknya. Klub di Italia saat itu tidak terlalu tertarik untuk mengontrak pemain muda. Hampir tidak ada klub di Italia yang mengontrak pemain muda," ujar mantan Chairman Como, Enrico Preziosi kepada Sky Sport.

Selain Como, dua klub besar Argentina yakni Newells Old Boys dan River Plate ternyata juga pernah menolak Messi. Keduanya sama-sama enggan berinvestasi terkait penyakit Messi yang membuatnya memiliki tubuh kecil. Padahal Newells Old Boys adalah klub masa kecil Messi.

Hanya Barcelona melalui akademi La Masia yang bersedia menanggung pengobatan Messi. Hasilnya bisa dilihat saat ini, bagaimana Barcelona dan Messi mampu mengubah sejarah sepak bola dunia.

3. Antione Griezmann (Lyon) 
Sebenarnya Antione Griezmann lahir di Prancis 26 tahun silam. Namun justru Griezmann tidak pernah sama sekali membela klub asal Prancis. Cerita bermula karena Griezmann muda selalu ditolak oleh klub Prancis lantaran fisiknya dinilai terlalu kecil.

Lyon adalah salah satu klub yang pernah menolak lamaran Griezmann. Tidak patah arang, Griezmann kemudian menjalani trial di Montpellier hingga akhirnya tercium oleh pemandu bakat dari klub asal Spanyol, Real Sociedad. 
Maka sejak berusia 14 tahun, seperti dikutip USA Today, Griezmann telah merantau ke Negeri Matador. Penampilan gemilangnya bersama Sociedad membuat Atletico Madrid membawanya ke Vicente Calderon dengan mahar 30 juta Pauns

Tidak sia-sia lantaran Griezmann berhasil membawa Atletico menjadi finalis Liga Champions sebanyak dua kali. Selain itu Griezmann juga pernah menjadi pesaing kuat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam perebutan gelar FIFA Best Player Award 2016.

4. Neymar (Lokomotiv Moskow)
Neymar yang kini memegang status sebagai pemain termahal dunia ternyata pernah ditolak klub asal Rusia, Lokomotiv Moskow. Seperti dikutip darti Four Four Two, cerita bermula ketika Lokomotiv Moskow mendapat tawaran murah untuk merekrut Neymar saat masih berusia 16 tahun.

Namun Lokomotiv Moskow akhirnya menolak Neymar lantaran lebih memilih merekrut Alan Gagatov yang kini berstatus tanpa klub. Penolakan tersebut membuat Neymar tetap berada di tim junior Santos. Namun berselang beberapa tahun kemudian, Neymar promosi ke tim senior dan diboyong Barcelona. Apa yang terjadi setelah itu? Semua dunia mengetahuinya.

5. Ruud Gullit (Arsenal)
Pada tahun 1987, Ruud Gullit meraih penghargaan Ballon d’Or. Satu tahun berselang, Gullit berhasil membawa Belanda menjuarai Piala Eropa dan membantu AC Milan merengkuh gelar Liga Champions dua kali secara beruntun.
Namun percayalah ketika berusia 19 tahun, seperti dikutip dari 90 Min, Gullit pernah ditolak oleh Arsenal dan Ipswich Town. Bahkan pelatih Arsenal kala itu, Terry Neil mengatakan bahwa Gullit adalah pemain pemalas yang tidak disiplin. Padahal harga Gullit ketika itu hanya 200.000 pauns.
 

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar