Yamaha Aerox

Sensasi Makan Es Krim sambil Main bareng Kucing

  Jumat, 09 Februari 2018   Fathia Uqim
Salah satu kucing di Cats and Ice Cream, Jalan Kanayakan, Bandung. (ayobandung/Fathia Uqim)

DAGO, AYOBANDUNG.COM – Ada rumah kecil di pinggir Jalan Kanayakan, Bandung. Sekilas, tak ada yang berbeda, bangunan itu tampak seperti rumah-rumah pada umumnya. Tapi, cobalah masuk ke dalamnya, lantas kamu bakal disambut oleh puluhan kucing-kucing menggemaskan. Rumah itu dinamakan Cats and Ice Cream.

Tak seperti kafe lainnya. Mereka tidak menyediakan banyak bangku atau menu khusus yang menggoda lidah. Tapi, mereka punya satu magnet yang bikin orang-orang kepincut dan ingin berkunjung : puluhan kucing yang wara-wiri di dalam kafe.

Ada 25 kucing dalam satu ruang ber-AC. Bukan kucing biasa. Kucing-kucing ini agak jarang dilihat orang. Ada kucing berkaki pendek, kucing hutan, hingga kucing yang mukanya terlihat ngantuk terus.

“Kita memiliki kucing dari ras yang sulit ditemui, misalnya Scottish Fold, Bengal, British Shorthair, Himalayan, Persian, Munchkin, dan lain-lain,” kata Humas Cats and Ice Cream, Fadilla Kusuma saat ditemui ayobandung, Kamis (9/2/2018).

Di kafe ini, kamu bisa bermain bareng 25 kucing tadi sambil menikmati sajian es krim yang disediakan. Tentu ini mengganggu buat kamu yang tidak suka kucing. Tapi, buat pencinta kucing, pengalaman makan es krim sambil main bareng kucing bakal sangat menarik rasa penasaran.

Di Indonesia, kafe berkonsep kucing di dalamnya ada di beberapa kota: Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Cats and Ice Cream  termasuk dalam jajaran “cats café” terbaik di Indonesia.

Kamu cuma perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp50.000 untuk durasi satu jam main bareng kucing dan mendapat sajian es krim dengan rasa yang bisa kamu pilih sendiri. Cats and Ice Cream buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Sekitar Maret 2018 ini, mereka bakal merilis cabang Cats and Ice Cream yang kedua. “Ditunggu saja ya launching-nya,” ucap Fadilla.

Berkenalan dengan kucing-kucing menggemaskan

Seturut namanya, suguhan utama di kafe ini adalah bermain bareng kucing dari berbagai ras yang bisa jadi jarang kamu temui. Setiap jenisnya, kucing-kucing ini punya ciri khasnya sendiri.

Misalnya saja kucing jenis British Shorthair yang tidak bisa menyusui sendiri. Bahkan, kucing itu baru bisa melihat setelah satu hingga tiga bulan. “Jadi kita nyusuin ke puting ibunya langsung,” ujar Fadilla.

Setelah tiga bulan, biasanya Cats and Ice Cream bakal memberikan vaksin untuk si kucing. Mereka punya dokter khusus yang menangani 25 kucing ini.

Tenang saja, kucing-kucing ini bersih kok. Soalnya pihak kafe memandikan kucingnya setiap hari. “Selain dimandikan, kita kasih bedak, parfum, dan sampo khusus,” ujar Dilla – sapaan akrabnya.

Kucing paling tua bernama Mbah. Katanya, ia sering sembunyi dan tidur. Umurnya empat tahun. Lalu ada juga kucing yang merasa jagoan karena badannya yang besar dan doyan berkelahi. “Sama Bengal nih, dia besar dan leopard juga kulitnya,” kata Cat Helper di Cats and Ice Cream, Aulia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar