Yamaha NMax

Siap-siap, Trail Run Bandung Ultra 100 Kembali Digelar

  Kamis, 08 Februari 2018   Fathia Uqim
Ilustrasi -- Pelaksanaan Bandung Ultra 100 pada tahun 2017. (Dok. Bandung Ultra 100)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Komunitas Bandung Explorer kembali menggelar acara Bandung Ultra 100 (BDG 100). Ini merupakan gelaran lari lintas alam yang bakal diselenggarakan 15-16 September 2018 mendatang.

Gelaran ini merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada 2017. Trail Run – sebutan acara – akan tetap menggunakan jalur yang sama dimulai dari Taman Hutan Raya Djuanda, melintasi empat gunung : Palasari, Bukitunggul, Tangkuban Perahu, dan Burangrang. Setelah itu, perjalanan itu bakal berakhir di Villa Istana Bunga, Kabupaten Bandung Barat.

“Karena lintasan ini sesuai dengan karakteristik yang sifatnya kepada lintasan alam, bukan single track atau jalan biasa. Lebih ke jalan setapak. Dia memiliki ketinggian, naik turun, punya variasi,” ujar Race Director BDG 100, Dian Sukmara, saat dihubungi ayobandung, Kamis (8/2/2018).

Lomba lari berjarak 100 kilometer ini kudu bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 32 jam. Dian mengatakan bahwa siapa saja yang bisa rampung sebelum 32 jam, berhak mendapatkan medali dan jersey finisher.

Ada yang berbeda antara penyelenggaraan Trail Run kali ini dan tahun lalu. Selain ada kategori jarak 100K, 50K, dan ekiden 100K, dalam penyelenggaraan kali ini dihadirkan kategori 25k. “Jadi ekiden 100K ini adalah lomba regu, yang setiap pelari akan berlari sejauh kurang lebih 25K setiap poinnya,” ujar Dian.

Setiap kategori memiliki kualifikasi tersendiri. Untuk bisa menjadi peserta 100K, kamu harus menyertakan bukti bahwa kamu pernah mengikuti lomba lari jarak 50K. Begitu pula untuk kategori 50K, kamu harus memberikan keterangan bahwa kamu pernah mengikuti lomba lari sebelumnya atau pernah mengikuti maraton.

“Karena lomba ini cukup berat jadi harus punya pengalaman berlari di trail. Kecuali yang 25K, itu bebas siapa saja boleh ikut,” katanya.

BDG Ultra 100 pada tahun 2017 berhasil mengundang para pelari dari 14 negara. Di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang, Prancis, Cina, Denmark, Polandia, Jerman, Swiss, Australia, Inggris, Slovakia, Belgia, dan tentu saja tuan rumah Indonesia. “Ya mudah-mudahan tahun 2018 ini bisa lebih banyak negara-negara lain yang datang,” ujar Dian berharap.

Seluruh kategori memiliki total 1000 peserta. Pendaftaran BDG 100 telah dibuka tanggal 8 Februari 2018. Bagi yang mendaftar awal akan mendapat harga diskon sebesar 20% dari harga normal atau yang lebih dikenal dengan istilah early birdEarly bird hanya akan berlaku selama sebulan yaitu hingga 8 Maret 2018. Setelah itu registrasi menjadi harga normal.

Dian berharap supaya BDG 100 ini membawa khazanah lari di Bandung hingga mancanegara lebih luas. Karena lomba ini sudah mendapat pengakuan dari International Trail Running Association (ITRA).  Maka dari itu, yang mengikuti lomba ini akan mendapatkan poin untuk bisa mengikuti Ultra Trail de Mount Blanc di Prancis.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar