Yamaha Aerox

Lestarikan Budaya Sunda Bersama Saung Kareueung

  Senin, 15 Januari 2018   Fathia Uqim
Dua anak muda sedang bermain karinding di Saung Kareueung, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (15/1). (ayobandung/Fathia Uqim)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM – Keluar saung, maka yang kamu lihat adalah hamparan sawah. Di dekatnya, rupa-rupa alat musik lawas dari bambu, yang utuh atau setengah jadi, memenuhi area sekitar saung.

Adalah Saung Kareueung di Desa Cingcin, Kacamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Saung yang dihimpit oleh rumah-rumah dan rasa cinta terhadap budaya Sunda.

Mang Dadan (40) pendiri Saung Kareueung ini memang aktif membikin alat musik dari bambu. Bukan cuma karena hobi, tapi juga sebagai kepeduliannya terhadap lingkungan dan generasi lanjutannya.

Berbagai alat musik tradisional berbahan bambu telah dibuatnya. Ada celempung, kecapi, hingga karinding. Kesemuanya merupakan alat musik tradisional khas tatar Pasundan. Kendati demikian, di beberapa daerah di Nusantara juga ditemukan alat musik karinding dengan nama yang berbeda-beda.

“Bisa dibilang kelas karinding kami satu-satunya yang masih ada. Yang lain itu sudah pada vakum. Sekarang udah angkatan kedua dari kelas ini,” ujar Mang Dadan saat ditemui ayobandung, Senin (15/1/2018). Konsistensi itu, lanjutnya, membuat Saung Kareueung telah dilibatkan oleh banyak pihak, terutama Kabupaten Bandung.

Sudah berkali-kali Saung Kareueung ini manggung dari satu tempat ke tempat lain dengan membawa misinya. Misi itu bukan cuma menghibur, tapi juga perkara keselamatan manusia.

Sebut saja saat Saung Kareueung dilibatkan oleh Asosiasi Petani Kopi (APK) untuk menyebar hasil tani kopi. Saat itu, APK menggelar roadshow ke berbagai tempat, dan Saung Kareueung diajak untuk bermain di sana.

Tak hanya dengan alat musik tradisional Sunda, Saung Kareueung juga ikut melestarikan kaulinan barudak baheula (permainan anak tradisional). “Kami diminta untuk membuat film documenter tentang kaulinan barudak,” katanya. Film dokumenter itu dibuat sebagai wadah penanganan dini terhadap kecanduan gawai pada anak-anak.

Kegiatan kaulinan barudak yang dimiliki Saung Kareueung juga pernah menyelamatkan anak-anak dari kecanduan ngelem. Mereka mengajak anak-anak untuk bermain sondah, gundu, congklak, supaya terhindar dari aktivitas negatif.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar