Yamaha Aerox

Nurul-Rulli Siap Melenggang di Pilwalkot Bandung 2018

  Rabu, 10 Januari 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pasangan Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat. (Eneng Reni/ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pasangan Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat mendatangi KPU Kota Bandung untuk mendaftarkan diri dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Bandung, Rabu (10/1). Mereka menjadi pasangan pertama yang mendaftar dari partai politik.  

Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Ali Mubarok, mengatakan pasangan yang diusung Partai Golkar, Demokrat, dan PKB ini dinyatakan berhasil memenuhi kelengkapan berkas persyaratan pencalonan dan bakal calon. 

"Rekomendasi mereka sudah lengkap dari pimpinan Pusat demokrat, golkar, dan PKB. Pencalonan ini kan harus ada surat pencalonan gabungan partai, jadi partai-partai itu harus menandatangani," ungkap Rifqi usia menerima berkas pencalonan Nurul-Rulli.

Namun, Rifqi mengungkapkan, sempat menemui kesulitan dalam verifikasi berkas bakal calon wakil wali kota. 

"Tadi ada kesulitan di administrasi bakal wakil yaitu surat keterangan pailit. Tadi baru menyerahkan, beres dan kita baru terima tanda terimanya," kata Rifqi.

Adapun kesulitan tersebut menurut Firqi dikarenakan 17 syarat bakal calon wakil wali kota salah satunya persyaratan LHKPN yang menyatakan pihak tersebut bebas korupsi dan surat keterangan bebas pailit. 

Proses surat keterangan itu memang agak lama, tapi tidak apa-apa surat tanda terima dulu bahwa yang bersangkutan sudah melampirkan ke KPK. Lalu dari pengadilan niaga, surat keterangan pailit pun sama.

Namun Rifqi menyebutkan semua tanda terima telah disampaikan para bakal calon.

"Tanda terima dulu saja, memang tidak apa-apa. Nanti kelengkapannya pada saat pemeriksaan dan berkas berkas maksimal diserahkan pada 20 Januari. Karena hasil pemeriksaan ini diumumkan tanggal 20 januari," ungkap Rifqi. 

Dalam kesempatan yang sama, Bakal calon Wali Kota Bandung Nurul Arifin ia bersama Rulli siap membangun kota Kembang. 

"Kami berharap setelah semua berkas ini lengkap, diterima, dan lolos, masa-masa kampanye yang akan dimulai pada Februari bisa berjalan damai, harmonis, dengan mengusung asas saling menghargai," kata Nurul. 

Nurul pun berharap dalam panggung politik Pilwalkot Bandung 2018 ini bisa menjunjung asas demokrasi langsung, umum, bebas, dan rahasia. Serta tetap menjaga toleransi dan sportivitas. 

"Semoga pilkada Kota Bandung bisa dimenangkan oleh calon yang memang dikehendaki oleh warga Bandung," ujar Nurul. 

 

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar