Yamaha Lexi

Menapaki Pulau Padar Adalah Mandatori

  Kamis, 04 Januari 2018   Ramdhani
Pelancong menaiki anak tangga menuju puncak Pulau Padar, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (ayobandung/Ramdhani)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Di sana kau tak akan bertemu siapa-siapa. Hanya pasir yang tak berbisik dan rumput liar yang mengering. Atau sesekali kau akan bertemu dengan pohon yang hanya menyisakan rantingnya.

Itu adalah Pulau Padar, sebuah pulau tak berpenghuni di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pulau itu terletak di antara Pulau Komodo dan Pulau Rinca yang dipenuhi oleh komodo si kadal terbesar di dunia. Bersama kedua pulau itu, ditambah dengan Gili Motang, Pulau Padar masuk sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Sureal, satu kata yang pantas disematkan untuk pulau ini. Konturnya yang berbukit-bukit dan bercabang membikin pulau ini jadi primadona. Belum lagi jalur trekking yang terbilang sulit, seolah-olah tak ada satu pun yang pernah menjamahnya. Ibarat perempuan, ia adalah Juliet Capullet, si perawan cantik.

Lokasi Pulau Padar terbilang jauh dari pelabuhan di Labuan Bajo. Ia merupakan salah satu pulau di gugusan terluar. Tak heran, kau bahkan butuh waktu selama 3 – 4 jam untuk mencapai pulau ini dengan perjalanan laut.

Tapi tenang saja. Meski perjalanan memakan waktu cukup lama, namun kau bisa menikmati lansekap cantik Perairan Flores. Ada laut yang biru, berbagai bukit yang kecokelatan. Bahkan jika beruntung, kau bisa bertemu dengan lumba-lumba yang melompat kecil ke permukaan air.

Sesampainya di bibir pantai, terlebih dahulu kau perlu menaiki anak tangga. Kemudian ikutilah jalur trekking menuju puncak selama 20 – 30 menit. Setelah sampai di puncak, kau bisa melihat jika pulau yang sedang kau injak itu diapit oleh dua teluk yang saling membentuk lengkungan.

Jika kamu ke Flores, berkunjung ke Pulau Padar adalah mandatori.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar