web analytics
Empat Kedai Tersembunyi di Bandung
Oleh Arfian Jamul Jawaami, pada Dec 29, 2017 | 17:23 WIB
Empat Kedai Tersembunyi di Bandung
Kozi Coffee
BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pernah melancong ke Legian di Bali atau kawasan Prawirotaman di Yogyakarta? Di sana kamu akan menemukan banyak kedai kecil sederhana dengan sinar sayup lampu kuning yang malu-malu. Uniknya lokasi kedai berada di tempat yang tersembunyi.
 
Bandung tidak mau kalah. Predikat sebagai kota sejuta wisata kuliner memang layak disematkan pada Paris van Java. Dari sekian banyak destinasi kuliner tersembunyi di Kota Kembang, ayobandung merangkum empat kedai sebagai juaranya. 
 
Konsepnya macam-macam, dari tempat berkumpulnya anak muda kreatif hingga nuansa bar khas Amerika Latin. Berikut daftarnya:
 
1. Trotoart Cafe
 
Classic rock dan bangkai mobil tua setidaknya dapat menggambarkan nuansa rude Trotoart Cafe yang berlokasi di Jalan Cisitu. Jika kebanyakan kafe memilih konsep interior dan eksterior teratur kekinian, namun tidak dengan Trotoart.
 
Trotoart nampak begitu tidak terawat. Rumput ilalang dibiarkan tumbuh setinggi manusia dewasa. Ketika masuk, kamu akan dihadapkan pada neon box redup dan burung hantu hitam yang dibiarkan hidup bebas. 
 
Lokasinya begitu tersembunyi, gelap dan tanpa petunjuk nama. Dengan alunan musik slow rock dan kulit kacang berserakan, Trotoar Cafe membawa kamu merasa layaknya gangster Amerika Latin.
 
2. Erlas Mexican Bar
 
Hanya rumah biasa dan berada di antara jajaran warung nasi konvensional. Tidak ada lahan parkir dan tempatnya terbilang kecil. Terlebih lokasinya berada tersembunyi di Jalan Dago Pojok.
 
Terlepas dari itu semua, Erlas Mexican Bar tetap seksi dengan remangnya lampu dan nuansa Meksiko yang tersaji. Kehadiran sajian menu burrito dan nachos jadi penegas cita rasa Latin. Tidak jarang wisatawan mancanegara kelas backpacker dapat dijumpai di Erlas Mexican Bar.
 
3. Kedai Cas
 
Lokasinya masuk gang dan berada di seberang Citi Trans Dipatiukur. Seperti yang pernah diberitakan ayobandung sebelumnya, Kedai Cas menjadi tempat yang menggemaskan lantaran dihiasi oleh dekorasi mural dan ornamen unik.
 
Terlebih, Kedai Cas sengaja dibuat untuk kegiatan komunitas yang memacu kreativitas. Salah satunya adalah melalui gelaran rutin bertajuk Nonton Film di Gang yang dipelopori oleh Bandung Film Council.
 
4. Kozi Lab
 
Kozi Lab berada tersembunyi di dalam salah satu bangunan bekas kompleks gudang militer Angkatan Darat di Jalan Gudang Selatan. Nuansa bawah tanah memang melekat erat, terlebih pintu masuk bangunan ditandai oleh hamparan sampah yang berserakan.
 
Suasana di luar, begitu kontradiktif dengan apa yang dihadirkan di dalam ruangan. Kamu tidak akan menemukan mesiu atau senjata karena nuansa di dalam ruang layaknya laboratorium kreatif dan seni.
 
Kozi Lab tidak sendirian karena di dalam bangunan juga terdapat distro hingga studio desain dan fashion. Konsep lokasi yang disajikan Kozi Lab memang berbeda dengan coffee shop lain. Tidak terlalu hipster dan tentu belum banyak dikunjungi fake artistic penggila foto Instagram.
Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600