web analytics
Ini Kisah Penampakan Pocong di Lapangan Sepakbola
Oleh Anggun Nindita Kenanga Putri, pada 21 Dec , 2017 | 22:32 WIB
Ini Kisah Penampakan Pocong di Lapangan Sepakbola
Syekh Puji bersama si pocong Perisb. (Anggun Nindita/ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Selamat malam Jumat. Di mana para dedemit dan makhluk astral akan keluar dari sarangnya buat menghantui kita semua.

Coba tengok di sekitar anda, jangan-jangan sosok tak kasat mata tersebut diam-diam sedang memperhatikan kita ! Apalagi kalau mendadak bulu kuduk jadi berdiri, nah itu tandanya mereka sudah di sekitar kita !

Malam Jumat memang identik dengan cerita seram dan penampakan-penampakan. Konon, mulai dari rintihan kuntilanak, genderuwo penunggu pohon besar, sampai noni Belanda penghuni rumah tua. Oh iya, jangan lupakan juga penampakan pocong ! Makhluk seram yang memakai kain kafan putih sebadan ini konon bisa muncul kalau kita membuka tali pocong pengikat kain kafannya.

Tapi pernahkah melihat penampakan pocong yang sedang mendukung suatu klub sepakbola? Di Bandung ada pocong yang datang di siang bolong dan dengan semangatnya membela tim kesayangannya, yakni Persib Bandung.

Sama dengan penampilan pocong lainnya, pocong ini juga memakai kain kafan putih. Mukanya hitam, di wajahnya juga terdapat bekas-bekas darah. Belum lagi matanya melotot, membuat yang melihatnya jadi lari tunggang langgang.

Tenang, pocong ini bukan pocong sungguhan kok. Adalah Hendi Pocong, atau kalau di lapangan terkenal dengan nama si “Jurig Persib”, karena ia selalu memakai kostum pocong saat menonton pertandingan Maung Bandung.

Sudah sekitar sebelas tahun lamanya Hendi berperan sebagai pocong. Awalnya dia cuma bobotoh biasa yang senang menonton langsung Persib di lapangan.

“Dulu saya kayak bobotoh-bobotoh biasa, yang datang nonton ke lapangan. Ide jadi pocong itu spontanitas aja dan iseng supaya ngaramekeun (meramaikan),” katanya​ di Stadion Sidolig.​

Iseng-isengnya tersebut lama-lama jadi kebiasaan. Hendi mulai menikmati perannya jadi pocong di lapangan. Apalagi orang-orang mulai mengenalnya sebagai si “Jurig Persib”.

Dasar pocong "zaman now" sekarang orang-orang sudah tidak lagi takut kalau melihat pocong ini. Mereka malah rebutan biar bisa berfoto dengan si pocong di lapangan.

Buat bisa berpenampilan layaknya pocong beneran, Hendi memerlukan waktu setengah sampai satu jam buat berdandan ala pocong. Mulai dari mengoleskan bedak saripohatji sampai memakaikan eye shadow gelap di mata biar penampilannya semakin menakutkan. Ditambah lagi wajahnya juga diberi gores-goresan darah kering dari pewarna makanan.

“Mengapa pakai pewarna makanan? Itu supaya biar aman. Hehehe,” ujarnya sambil tertawa.

Ternyata, si pocong tidak beraksi sendirian. Ia selalu ditemani dengan pria botak yang berkumis dan berjenggot, badannya agak gemuk, perutnya buncit, dan selalu memakai gamis putih. Kalau di lapangan ia akrab disapa Syekh Puji. Nama aslinya adalah Rosyid alias Ewok.

Ibaratnya pocong dan Syekh Puji ini sudah satu paket. Di mana ada si pocong, pasti ada juga Syekh Puji. Mereka selalu beraksi bersama-sama.

Ewok sendiri tidak sengaja menemukan karakter Syekh Puji ini. Di awal tahun 2008, saat heboh kasus Syekh Puji, seorang ulama yang menikahi gadis di bawah umur, para tetangga menyebutnya mirip dengan sosok tersebut.

“Waktu ada acara karnaval 17-an saya diminta jadi Syekh Puji. Dari situ keterusan deh orang-orang panggil saya Syekh Puji nya Persib,” ungkapnya.

Kalau mau bertemu langsung dengan pocong dan Syekh Puji di lapangan, sebut Hendi, mereka selalu bergentayangan di tribun VIP jika menonton Persib langsung di lapangan.

Mereka berdua pun merasa nyaman dengan peran pocong dan Syekh Puji yang mereka bawakan itu. Meski Hendi mengaku awalnya ribet harus berdandan ala pocong, tapi ia lama-lama menikmatinya. Apalagi, dengan bergaya ala pocong dan Syekh Puji, mereka berdua bisa jadi lebih dekat lagi dengan bobotoh-bobotoh lainnya.

“Kita mau mendukung Persib dan lebih dekat dengan bobotoh dengan cara kita sendiri. Dan saya menikmatinya,” ucap Rosyid.

Harapan Pocong dan Syekh Puji Buat Persib

Si pocong dan Syekh Puji kini tengah bahagia. Bukan karena mereka habis dapat tumbal, tapi karena sekarang Persib sudah punya pelatih anyar, Mario Gomez. Pocong bahkan berujar adanya sosok pelatih baru ini bisa bikin Persib bangkit dari mati surinya.

“Dengan adanya Abah Gomez kita jadi bisa bangkit lagi. Lupakan yang lalu. Sekarang coba raih prestasi,” sebutnya.

Begitupun dengan Syekh Puji yang juga merasa optimis dengan hadirnya Mario Gomez. Pelatih asing, menurutnya memiliki disiplin dan motivasi yang tinggi untuk memajukan lagi timnya.

“Saya optimis dengan hadirnya beliau dan Soler. Pelatih yang sudah pengalaman pasti bisa bikin Persib lebih baik lagi,” ucapnya.

Selain itu mereka juga berharap skuat Persib pada musim mendatang bisa lebih kuat. Kehilangan beberapa pemain intinya, mereka harap pihak manajemen bisa menggantinya dengan pemain yang sama kuatnya di lapangan.

“Kita sudah kehilangan Vlado, semoga nanti pelatih bisa temukan pengganti yang bisa sejago atau malah lebih baik dari dia,” tutup Syekh Puji-nya Persib ini.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600