web analytics
Insomnia Bikin Perempuan Enggak Subur
Oleh Asri Wuni Wulandari, pada Dec 18, 2017 | 11:43 WIB
Insomnia Bikin Perempuan Enggak Subur
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

AYOBANDUNG.COM – Perempuan perlu berhati-hati dengan gangguan insomnia. Soalnya, menurut penelitian teranyar, insomnia bisa dipersalahkan atas infertilitas yang dialami perempuan. Penelitian itu menyebutkan jika perempuan dengan gangguan tidur seperti insomnia, empat kali lebih mungkin untuk mengalami infertilitas.

Penelitian sebelumnya telah menghubungkan gangguan sleep apnea (gangguan pernapasan saat tidur) dengan kemandulan. “Tapi penelitian ini hanya melihat gangguan insomnia pada perempuan. Menawarkan bukti baru tentang pentingnya kebiasaan tidur sehat, apalagi ketika seorang perempuan tengah menginginkan kehamilan,” ujar Penulis Studi Utama dari Pusat Medis Pertahanan Nasional di Taipei, Taiwan, I-Duo Wang, sebagaimana melansir Reuters.

Penelitian ini menyarakan pada perempuan berusia subur untuk tidur lebih awal dan menghindari kerja shift malam. “Selain itu, diet sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup yang baik juga penting untuk mencegah infertilitas.”

Sebanyak 1 dari 10 perempuan berusia subur kesulitan untuk hamil. Sebagian besar disebabkan oleh masalah ovulasi yang sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon. Beberapa gejala yang memperlihatkan seorang perempuan tidak berovulasi di antaranya mentruasi yang tidak teratur.

Risiko infertilitas juga akan meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, kebiasaan merokok, minuman keras, stres, diet tidak sehat, kurang berolahraga, kelebihan berat badan juga mendorong risiko infertilitas.

Untuk penelitian tersebut, peneliti memeriksa data pada 16.718 perempuan yang baru didiagnosis dengan gangguan tidur antara tahun 2000 hingga 2010 di Taiwan. Disertakan pula kelompok pembanding sebanyak 33.436 perempuan tanpa gangguan tidur.

Hasilnya, peserta dengan gangguan tidur, sekitar 3,7 kali lebih mungkin mengalami infertilitas. Selain itu, perempuan dengan gangguan tidur juga cenderung memiliki berbagai masalah kesehatan kronis, termasuk tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, gangguan paru-paru, dan masalah ginjal. Dengan gangguan tidur, perempuan juga cenderung memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, depresi, dan kecemasan.

Penelitian ini bukan eksperimen terkontrol yang dirancang untuk membuktikan bagaimana gangguan tidur bisa menyebabkan infertilitas secara langsung.

“Masih banyak yang harus kita pelajari tentang bagaimana sebenarnya gangguan tidur mendorong risiko infertilitas,” ujar seorang peneliti di University of California, AS, Jennifer Felder, yang tidak terlibat dalam penelitian itu.

Kendati demikian, setidaknya penelitian ini mengingatkan kaum hawa untuk menambahkan infertilitas dalam daftar panjang dampak-dampak insomnia.

Source: Reuters

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600